27 Oktober Puncak Arus Mudik Libur Panjang

(tengah) Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono (Dok RRI/Josua Sihombing)

KBRN, Jakarta: Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Istiono mengatakan bahwa dalam hari libur panjang yang dilaksanakan sebagai peringatan Maulid Nabi SAW yang jatuh pada 28 Oktober hingga 30 Oktober dan dilanjutkan kembali pada libur akhir pekan sebagai cuti bersama pada 31 Oktober dan 1 November 2020, akan terjadi puncak arus mudik pada esok hari, Selasa 27 Oktober 2020. 

Prediksi puncak arus mudik itu dijelaskannya untuk konsentrasi arus perjalanan menuju Jawa dan pulau Sumatera.

"Prediksinya besok siang, abis Dzuhur masyarakat sudah mulai berjalan. Baik yang menuju Jawa maupun ke Sumatera," kata Irjen Pol Istiono usai meninjau kesiapan puncak arus mudik di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Senin (26/10/2020).

Lebih lanjut Ia juga menuturkan untuk puncak arus balik, diprediksikan akan terjadi pada 31 Oktober mendatang.

"Arus baliknya juga begitu (dari Jawa dan Sumatera), mungkin tanggal 31," tuturnya lagi.

Kendati telah memprediksikan puncak arus mudik dan arus balik dalam momen libur panjang itu, namun Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono kembali mengingatkan masyarakat akan kondisi pandemi virus Covid-19 yang hingga kini masih mewabah di Indonesia.

Meski dirinya menyarankan masyarakat untuk mengisi liburan dirumah saja, akan tetapi Irjen Pol Istiono berharap setidaknya masyarakat dapat memanfaatkan momen libur panjang dengan mengunjungi tempat rekreasi di dalam kota, dengan menghindari kerumunan guna mencegah terjadinya penyebaran dan penularan virus Covid-19 secara masif.

"Himbauannya adalah liburan tetap sehat, liburan tertib, liburan ditempat rumah saja. Kalau mau libur tetep di satu tempat tidak keluar-keluar, hindari kerumunan," imbuh Irjen Pol Istiono.

"Misal di pantai berkerumun banyak orang, ini sangat tidak sehat, sangat membahayakan dan kalo tempat tertutup segera hindari, lebih baik di tempat terbuka, panas sangat bagus," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00