Hari Pertama Operasi Zebra Jaya 2020, 124 Pelanggar di Jaktim

Penindakan Pelanggaran Operasi Zebra Jaya 2020 di Jalan D.I Pandjaitan, Jakarta Timur (Dok RRI/Josua Sihombing)
Kasatlantas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Telly Bahute (Dok RRI/Josua Sihombing)

KBRN, Jakarta: Kasatlantas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Telly Bahute menyebut bahwa hari pertama pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2020 yang dilaksanakan hari ini, Senin 26 Oktober 2020 setidaknya pihaknya telah melakukan penindakan terhadap 124 pelanggaran lalulintas.

Penindakan itu diutarakan Kompol Telly, yakni dengan melaksanakan Operasi Zebra Jaya 2020 sebanyak dua kali dalam satu hari di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur.

"Operasi Zebra Jaya 2020 pada hari ini, dari pagi sampai dengan sore hari jumlah (pelanggar) 124 tilang," kata Kasatlantas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Telly Bahute saat dihubungi RRI.co.id, Jakarta (26/10/2020).

Ia merincikan dari 124 penindakan tilang itu, sebanyak 111 pelanggaran dari pengendara roda dua atau sepeda motor, dan 13 pelanggaran lainnya yakni dari kendaraan roda empat atau mobil pribadi.

"Terdiri dari pertama roda dua, tidak menggunakan helm 20 pelanggar, lawan arus 20 pelanggar, dan lain-lain seperti tidak punya SIM, tidak bawa STNK adalah 71 pelanggar. Jadi jumlah 111 pelanggar," ujarnya.

"Kedua roda empat atau kendaraan mobil ada 23 pelanggar, yaitu melanggar marka atau garis setop," lanjutnya lagi.

Lebih lanjut Kompol Telly Bahute menyatakan bahwa pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2020 yang dimulai pada hari ini (26/10) tersebut, akan dilakukan selama dua pekan kedepan hingga 8 November 2020.

Tak hanya pada hari kerja (Senin-Jumat), namun Operasi Zebra Jaya 2020 tersebut juga akan dilakukan pada akhir pekan (Sabtu-Minggu).

"Operasi Zebra akan dilakukan 14 hari, jadi dua pekan kedepan akan masih ada. Ini baru hari pertama. (weekend juga?) Betul 7 hari full, diberlakukan juga Sabtu dan Minggu," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00