Penggerak Aksi Rusuh Demo Ciptaker, Dapat Jatah

Para pemuda yang hendak ikut aksi unjuk rasa Cipta Kerja diamankan polisi. (Dok foto: Antara)

KBRN, Jakarta: Setelah tujuh orang admin (pengelola) media sosial (medsos) yang diduga provokator aksi demo ricuh UU Ciptaker diamankan, Polisi bersiap menangkap penggerak aksi tersebut.

"Bakal ada lagi yang akan kita tangkap siang ini. Yang di medsos ini, ada aktornya kami akan tangkap, biar tahu," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (20/10/2020). 

Meski demikian, polisi belum menyebutkan identitas penggerak demonstrasi yang terbukti melakukan provokasi membuat kerusuhan itu. Serta peran orang yang disebutnya dengan 'para aktor' itu serta bukti keterlibatan mereka. 

Sebagaimana diketui sebelumya, tim gabungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri berhasil menangkap tujuh orang admin media sosial (medsos) yang diduga melakukan penghasutan dan provokasi terhadap demo anarkis yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu. 

Ketujuh orang yang masih berstatus sebagai pelajar ini diduga melakukan tindakan anarkis dan penghasutan melalui grup media sosial, WhatsApp, Facebook dan Instagram. 

Ketujuh orang ini dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 160 KUHP dan atau, Pasal 170 KUHP dan atau, Pasal 214 KUHP dan atau, Pasal 211 KUHP dan atau, Pasal 212 KUHP dan atau, Pasal 216 KUHP dan atau, Pasal 218 KUHP dan atau, Pasal 358 KUHP Jo Pasal 55, 56 KUHP, 28 ayat 2 Jo pasal 45 UU nomer 19 tahun 2016 atas perubahan UU nomer 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00