Terungkap Motif Pemerkosa yang Bunuh Anak Korbannya

Samsul, pelaku pemerkosaan sekaligus pembunuh anak korbannya secara sadis, berhasil dibekuk petugas (Dok. Istimewa)

KBRN, Jakarta: Polisi mengungkap motif pelaku pemerkosa berinisial SBH 46 tahun warga Desa Alue Gading, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Minggu (11/10/2020).

Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Arief Sukmo Wibowo mengatakan, pelaku S sudah mengetahui situasi dan kondisi rumah dan korbannya.

Dia kerap melewati rumah korban saat pergi ke kebun sawit miliknya.

BACA JUGA: Anak Kecil Dibacok, Membela Ibu yang Diperkosa

Pelaku juga mengetahui kegiatan suami korban ketika tidak ada di rumah karena sedang menangkap udang pada malam hari.

Menurut Arief, kondisi tersebut dimanfaatkan pelaku.

"Membaca situasi seperti itu karena ada niat jahat untuk memuaskan nafsunya sehingga pelaku langsung mencari kesempatan," kata Arief pada wartawan di Langsa, Senin (12/10/2020).

BACA JUGA: Pelaku Sembunyikan Bocah Pembela Ibu yang Diperkosa

Pelaku S diduga masuk ke rumah korban pada Jumat (9/10) malam. Ketika hendak memperkosa korban (ibu rumah tangga berinisial DA) itulah, anak DA, yakni R (9) terbangun.

Bocah tersebut berteriak agar ibunya tidak diperkosa dan berusaha mencegah pemerkosaan itu terjadi lebih jauh.

Pelaku lantas membacok serta menusuk korban R hingga tewas. Setelah itu, dia memperkosa DA di depan rumahnya serta di semak-semak.

BACA JUGA: Bocah Pemberani Melawan Pemerkosa Ibunya Ditemukan Tewas

"Suami korban saat kejadian sedang mencari udang," jelas Arief.

Arief membantah pemerkosaan disertai pembunuhan itu karena motif asmara atau dendam.

Sebelumnya diketahui, setelah bebas dari penjara, pelaku yang adalah residivis memilih berkebun tidak jauh dari rumah korban.

"Pelaku ini sebelumnya ditahan di LP Tanjung Gusta. Dia bebas karena program asimilasi. Setelah bebas dia pulang kampung untuk berkebun," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00