Delapan Anggota Polresta Palangka Raya Positif Covid-19

KBRN, Palangka Raya: Waspada Kalster Keluarga Covid-19. Sebanyak delapan anggota polisi dari Polresta Palangka Raya dinyatakan positif. Dari delapan personel tersebut, sebanyak enam orang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan, sementara dua anggota masih menjalani isolasi di Rumah Sakit Doris Sylvanus (RSDS) Palangka Raya.

Ketika dikonfirmasi, Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dwi Tunggal Djaladri mengatakan, semua anggotanya yang terpapar  ini tergabung di dalam Tim Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Covid-19 dan memiliki risiko tinggi tertular virus. Sehingga Kapolresta menegaskan, jika semua telah dinyatakan positif ini bukan dari klaster kepolisian.

Kepada semua anggotanya, terutama sedang bertugas melakukan patroli, pengamanan pilkada, maupun tergabung dalam tim gugus tugas, orang nomor satu Korps Bhayangkara Kota Cantik tersebut, meminta personel kepolisian untuk tetap menjaga kesehatan dan jangan lalai dalam menerapkan protokol kesehatan serta makan makanan bergizi untuk meningkatkan imunitas tubuh.

"Anggota ini baru daftar SAG. Anggota Satuan Sabara ini anaknya yang positif, umur 11 tahun. Satunya itu istrinya. Kita sangat perhatian betul agar bisa cepat sembuh. Mayoritas juga semua sudah sembuh," tambah Dwi, Kamis (24/9/20).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Hendra Rochmawan menginginkan semua anggota bisa menjalani tes swab untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkup kepolisian, mengingat saat ini telah tersedia alat PCR khusus untuk personel Polri di Polda.

Ketika dilakukan tes kemudian ditemukan anggota positif, lanjut Hendra agar segera dilakukan isolasi mandiri atau dirawat di rumah sakit milik pemerintah atau yang dikelola oleh Polri.

"Kita juga ada memberikan layanan-layanan rapit tes di Rumah Sakit Bhayangkara dan Polda. Juga ada tes swab, nah swab itu dengan alat PCR yang ada berarti lebih cepat. Jika memang Covid agar segera disembuhkan, tapi kalau negatif ya syukur alhamdulillah," pungkasnya.

Meski demikian, ditambahkan Hendra, pihaknya tidak menginginkan ada anggota yang terpapar. Oleh karena itu, setiap personel diharapkan terus menjaga kondisi tubuh agar selalu bugar dan terus berdoa agar dijauhkan dari segala macam penyakit berbahaya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00