EHY Terduga Pelaku Pelecehan Juga Diburu Polda

Rapid Test di Bandara. (Dok foto: Istimewa)

KBRN, Jakarta: Pihak kepolisian tengah memburu terduga pelaku pemerasan dan pelecehan seksual terhadap wanita berinisial LHI saat menjalani rapid test di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (13/9/2020). 

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, telah mengantongi identitas pelaku yang didapat dari PT Kimia Farma sebagai penyedia layanan rapid test.

"Datanya sudah kami dapat dari PT Kimia Farma, inisialnya EFY. Tempat tanggal lahir, alamat, KTP sudah ada semua, nanti kita lakukan pengejaran," ujar Yusri kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (22/9/2020).

Baca juga: Oknum Medis Pelecehan Seksual di Bandara Dipanggil Polisi

Sat ini, lanjut dia, kepolisian terus mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan alat bukti. Seperti, pemeriksaan psikologis korban berinisial LHI, rekaman CCTV Bandara Soekarno-Hatta, juga hasil transfer rekening korban ke rekening pelaku.

"Dari cerita hasil pemeriksaan si pelapor, iya, dia mengaku. (Korban, red) memperlihatkan bukti (transfer, red) dan ini harus kita gelarkan semua untuk memenuhi unsur-unsur di pasal 378," kata Yusri.

Baca juga: Penelusuran Kasus Pelecehan Rapid Tes di Bandara

Seperti diberitakan sebelumnya, dugaan pelecehan dialami LHI saat menjalani tes cepat (rapid test) Covid-19 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 

LHI membagikan cerita terkait dugaan pemerasan dan pelecehan saat menjalani rapid test di Bandara Soetta, pada Minggu (13/9/2020) melalui akun Twitter @listongs. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00