Operasi Yustisi, Total Terkumpul Ratusan Juta Rupiah

KBRN, Jakarta: Operasi Yustisi protokol kesehatan Covid 19 yang di laksanakan Polda Metro Jaya selama empat hari, telah menindak sebanyak 22.801 pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jakarta. 

Jumlah ini pun terbagi dalam tiga kategori, yakni pelanggar yang hanya dikenakan teguran, pelanggar yang diberikan sanksi sosial dan pelanggar yang hanya membayar sanksi administrasi.

"Laporan hasil akumulatif Operasi Yustisi Polda Metro Jaya dan jajaran tanggal 14 sampai 17 September 2020, total sanksi ada sebanyak 22.801 orang. Sanksi teguran sebanyak 8.056, sanksi sosial sebanyak 13.562 orang dan saksi administrasi sebanyak 1.288 orang," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana, saat meninjau Operasi Yustisi di Danau Sunter, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2020).

Nana juga menyebut kalau pelanggar yang membayar sanksi administrasi jumlahnya sudah sebesar Rp 191.233.500. 

Sedangkan untuk sanksi sosial yang diberikan petugas adalah membersihkan tempat umum. Sementara, sanksi administrasi adalah membayar sejumlah denda tanpa harus membersihkan tempat umum.

"Kita akan terus update, saya minta patuhi betul peraturan dan protokol kesehatan," tegas Nana. 

Berdasarkan aturan yang ada, penindakan dalam Operasi Yustisi ini juga menerapkan denda progresif. Terhitung sekali pelanggaran Operasi Yustisi PSBB akan didenda Rp150.000.

Jika dua kali melakukan pelanggaran, akan diganjar denda sebesar Rp500.000, kemudian Rp700.000. Demikian juga dengan sanksi sosial, jika melanggar sekali, akan disanksi menyapu jalanan selama satu jam. Sementara, pelanggaran dua kali akan dikenakan sanksi menyapu jalanan dua jam, begitu seterusnya.

Untuk diketahui, Operasi Yustisi PSBB digelar oleh TNI-Polri bersama Pemprov DKI Jakarta dengan mengikutsertakan petugas kejaksaan dan pengadilan. 

Sasaran Operasi Yustisi ini adalah mengawasi dan menindak masyarakat yang melanggar protokol kesehatan, setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut kebijakan PSBB transisi dan kembali memberlakukan PSBB.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00