Lima ABK Tewas, 6 Saksi Diperiksa

KBRN, Jakarta: Aparat kepolisian dari Polres Kepulauan Seribu masih memeriksa enam (6) saksi terkait temuan lima anak buah kapal (ABK) yang tewas di Kapal penangkap ikan KM Starindo Jaya Maju VI, di wilayah Timur, perairan Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu.

Dari keterangan saksi, Kabag Humas Polres Kepulauan Seribu Iptu Bambang Agus, mengatakan kalau kelima ABK yang tewas di dalam kapal, dari sudah 12 hari dalam mesin pendingin ikan. Dan akhirnya di temukan oleh pihak kepolisian yang sedang menjalankan Patroli Yustisi pencegahan Covid 19 di perairan Pulau Seribu. 

"Setelah kita temukan. Kita bawa ke Ancol, lalu kita evakuasi mayat tersebut, kemudian di bawa ke RS Polri Kramatjati. Selanjutnya enam saksi berikut nahkoda kita ambil keterangannya," ujar Agus saat ditemui di Mapolres Kepulauan Seribu,   Jumat (18/9/2020). 

Sampai saat ini, tim penyidik kepolisian Polres Kepulauan Seribu, belum menetapkan tersangka atas tewasnya lima ABK tersebut.

"Kami belum dapat info dari penyidik," ungkap Agus. 

Meski demikian, pihaknya sudah mengamankan barang bukti satu kapal penangkap ikan, alkohol 70 persen, dan minuman energi kemasan. 

Kelima ABK yang tewas tersebut bernama, Putra Enggal Pradana (19), Khoirul Mutaqqin (24), L Zulkarnen (24), Mohammad Son Haji (27), Miftakhul Huda (21). Dan kelimanya berjenis kelamin laki-laki. Kelima jenazah sedang di periksa ke RS Polri Kramat Jati untuk kepentingan autopsi.

Adapun peristiwa penemuan ini terjadi pada pukul 14.15 WIB. Penemuan mayat itu terjadi saat petugas tengah menggelar Operasi Yustisi di perairan Kepulauan Seribu. (Foto: Istimewa)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00