Kapolsek Maliku Jungkir Balik, Ada Apa?

Potret Eka Dadi (Dok. Humas Polres Pulau Pisang)

KBRN, Jakarta: Seorang warga kurang mampu, Eka Dadi Putra (20) diterima menjadi Calon Tamtama (Catam) Polisi pada Rekruitment calon anggota Polri, tahun anggaran 2020 di Polda Kalimantan Tengah (Polda Kalteng).

Putra dari Bapak Yadi, Warga desa Gandang Barat Kecamatan Maliku Kabupaten Pulang Pisau ini sehari-harinya bekerja sebagai pembantu Polisi (Banpol) di Polsek Maliku, Polres Pulang Pisau, Polda Kalteng.

Kapolsek Maliku Ipda Laaser Kristovoor, langsung bersorak, ketika mendengar kabar bahwa pemuda yang kesehariannya membantu di Polsek yang dia pimpin tersebut terpilih menjadi Catam Polri pada rekruitmen tahun ini.

"Saya punya nazar, apabila Eka Dadi ini terpilih menjadi Polisi saya akan jungkir balik di depan kantor Polsek," ungkapnya, Selasa (11/8/2020).

Ia menjelaskan bahwa keluarga Eka Dadi Putra sehari-harinya tinggal di sebuah Pondok di kebun sawit milik orang lain. Upah menjaga kebun tersebut digunakan Eka Dadi Putra sejeluarga untuk makan sehari-hari.

Dengan lolosnya Eka Dadi Putra menjadi Catam, Maliku menegaskan bahwa menjadi seorang polisi sesungguhnya tidak perlu biaya yang banyak sebagaimana pikiran orang awam selama ini.

"Yang masih berpikiran bahwa menjadi Polisi harus perlu biaya banyak, hilangkan pikiran itu," tegasnya.

Maliku menambahkan bahwa penerimaan Polisi sekarang memiliki slogan Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) dan itu sudah terbukti. Siapapun punya kesempatan seluas-luasnya selama memenuhi persyaratan tanpa melihat status keluarga dan tanpa uang sepeserpun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00