Terkait Seksualitas, Pengakuan Gilang Bungkus Bikin Mencengangkan

Tersangka kasus kain jarik Gilang Bungkus.(Dok.Ist)

KBRN, Jakarta: Tersangka kasus fetish kain jarik Gilang Aprilian Nugraha Pratama (22) alias ‘Gilang Bungkus Jarik’ telah dimintai keterangan oleh penyidik Polrestabes Surabaya, Jawa Timur. Motif Gilang ketika menyuruh para korban membalut kain jarik dengan alasan riset itu mengarah terhadap kondisi seksualitasnya sebagai laki-laki.

"Jadi, tersangka mengaku dapat menimbulkan (maaf, red) rangsangan yang bersifat seksual, apabila orang ditutupi dibungkus kain jarik dan diikit seperri jenazah," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Johnny Eddizon Isir saat jumpa pers di Polrestabes Surabaya, Sabtu (8/8/2020).

Gilang "Bungkus" Fetish Jarik Ditangkap Tanpa Perlawanan

Isir juga menerangkan, Gilang telah memberikan keterangan soal jumlah korban.

“Dari tersangka ada 25 korban yang terkena pelecehan seksual. Bahkan, Gilang melakukan perbuatan itu sejak tahun 2015 sampai 2020,” ungkap Isir.

Atas pengakuan sementara Gilang itu, penyidik dikatannya tidak berhenti mendalami lagi kasus ini.

"Tapi kita akan terus galih lebih lanjut terkait hal ini (jumlah korban Gilang, red)," ujar dia.

Gilang ditangkap oleh tim dari Polrestabes Surabaya, di rumah Pamannya, di Jalan Cilik Riwut, Selat Dalam, Selat, Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (6/8/2020).

Baca juga: Keluarga Sesali Perbuatan Gilang Fetish Kain Jarik

"(Penangkapan tersangka, red) berdasarkan laporan Polisi Polrestabes Surabaya tertanggal 30 Juli, kita lakukan penyelidikan dan penyidikan, dalam waktu kurang 6 hari jajaran Polrea didukung polres Kapuas dan Polda Kalteng berhasil menangkap tersangka di tempay tinggalnya," kata Isir.

Hingga saat ini, kata dia, dari proses penyidikan terdapat lima orang saksi korban yang telah dimintai keterangan.

Iris juga menyatakan, penyidik Polrestabes Surabaya juga terus berkoordinasi dengan Health Centre Universitas Airlangga, Surabaya untuk mengungkap kasus ini.

Baca juga: Pelaku Fetish Kain Jarik Disebut Alami Kelainan Seksual

"Lima saksi korban dimintai keterangan, beberapa ahli dilibatkan baik ahli bahasa, ahli pidana, ahli ITE, ahli daei Kominfo kita sudah minta keterangan," paparnya.

Sejumlah barang bukti sementara ini berhasil disita antara lain berupa alat komunikasi ponsel, nomor telepon, kain jarik dan tali raffia dari tangan Gilang sebagai tersangka.

"Pasal yang disangkakan terhadap Gilang yakni; Pasal 27 ayat (4) Jo pasal 45 ayat (4) dan atau pasal 29 Jo pasal 45B UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau pasal 335 KUHP dengan ancaman 6 Tahun penjara," pungkasnya.

(Penulis: Benny Hermawan-RRI Surabaya/Denisa Tristianty)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00