Terkuak, Alasan Gilang Bungkus Korban Kain Jarik

Gilang fetish kain jarik pemeriksaan

KBRN, Surabaya : Terduga pelaku fetish pocong jarik atau yang juga dikenal dengan nama ‘Gilang Bungkus’ saat ini menjalani pemeriksaan di Polrestabes Surabaya.

Gilang ditangkap oleh tim dari Polrestabes Surabaya, di rumah Pamannya, di Jalan Cilik Riwut, Selat Dalam, Selat, Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (6/8/2020).

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa dari penyedikan yang dilakukan, motif dari tersangka melakukan aksi bungkus kain jarik karena dirinya timbul hasrat rangsangan seksual.

"Jadi tersangka mengaku dapat menimbulkan (maaf, red) rangsangan yang bersifat seksual, apabila orang ditutupi dibungkus kain jarik dan diikit seperri jenazah," ungkap Kombes Pol Isir dalam jumpa pers yang dilakukan, Sabtu (8/8/2020).

Ia menambahkan, berdasarkan hasil keterangan dari tersangka ada 25 korban yang terkena pelecehan seksual. Bahkan, Gilang melakukan perbuatan itu sejak tahun 2015 sampai 2020.

"Tapi kita akan terus gali lebih lanjut terkait hal ini," katanya.

Penangkapan Gilang, kata Isir, berdasarkan penyelidikan intensif yang dilakukan sejak diperoleh informasi dugaan fetish kain jarik oleh terduga. 

"Berdasarkan laporan polisi Polrestabes Surabaya tertanggal 30 Juli, kita lakukan penyelidikan dan penyidikan, dalam waktu kurang 6 hari jajaran Polrea didukung polres Kapuas dan Polda Kalteng berhasil menangkap tersangka di tempay tinggalnya," terangnya.

Dijelaskannya, hingga saat ini dari proses penyidikan yang dilakukan ada 5 saksi korban yang telah dimintai keterangan. Kepolisian juga terus berkoordinasi dengan health centre Unair untuk mengungkap kasus ini.

"Lima saksi korban dimintai keterangan, beberapa ahli dilibatkan baik ahli bahasa, ahli pidana, ahli ITE, ahli daei Kominfo kita sudah minta keterangan," paparnya.

Sejauh ini, lanjutnya, penyidikan dari barang bukti yang berhasil disita antara lain alat komunikasi HP, nomor telepon, kain jarik dan tali rafia.

"Pasal yang disangkakan terhadap Gilang yakni : Pasal 27 ayat (4) Jo pasal 45 ayat (4) dan atau pasal 29 Jo pasal 45B UU No. 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau pasal 335 KUHP dengan ancaman 6 Tahun penjara," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00