Setelah Anji, Polisi Segera Panggil Hadi Pranoto

Hadi Pranoto dan Anji. (Dok foto: Istimewa/Instagram)

KBRN, Jakarta : Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan setelah melakukan pemanggilan dan pemersiksaan terhadap musisi sekaligus Youtubers Erdian Aji Prihartanto alias Anji, pihaknya akam segera melakukan hal serupa terhada Hadi Pranoto. 

Pemanggilan itu terkait kasus dugaan menyebarkan berita bohong atau hoaks dalam sebuah video Youtube wawancara Anji dengan Hadi Pranoto perihal penemuan obat virus Corona atau Covid-19. Anji sendiri diperiksa dengan status sebagai saksi. 

"Yang terlapor di sini kan adanya penyebaran, dari akun YouTube Duniamanji yang berisi wawancara yang bersangkutan (Anji, red) terhadap HP (Hadi Pranoto, red)," ujar Yusri. 

"Makanya kita akan memanggil dulu di sini pemilik akun (dalam hal ini pemilik akun Dunia Manji adalah Anji) daripada Duniamanji, baru setelah itu HP sendiri," tambahnya menegaskan. 

Sebelumnya, salah satu tim kuasa hukum Hadi Pranoto, Angga Busra Lesmana mengatakan bahwa kliennya siap untuk menjalani pemeriksaan polisi. Menurutnya, kliennya Hadi Pranoto bakal menjelaskan secara terperinci terkait laporan yang dituduhkan tersebut kepada penyidik Polda Metro Jaya. 

"Jika memang dibutuhkan dan harus menjelaskan pasti Pak Hadi akan hadir dan akan menjelaskannya secara detail seperti apa. Dan kita juga akan membawa bukti-bukti," ujar Angga kepada wartawan, Jumat (07/08/2020). 

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid melaporkan Anji dan Hadi Pranoto ke Polda Metro Jaya, Senin (3/8/2020) terkait kasus video soal Covid-19. Muannas menilai, video tersebut itu terindikasi memuat informasi bohong perihal penemuan obat virus Corona atau Covid-19.

Aduan Muanas itu tercatat dengan nomor laporan polisi: LP/4538/VII/Yan 2.5/2020/SPKT PMJ tanggal 3 Agustus 2020, terkait tindak pidana bidang ITE dan atau menyebarkan berita bohong yang diatur dalam Pasal 28 ayat 1 juncto Pasal 45 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 dan atau Pasal 14 dan 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00