Polisi Gagalkan Penyelundupan 200kg Sabu di Kalsel

KBRN, Jakarta: Tim Gabungan Ditresnarkoba Polda Kalimantan Selatan, kembali mengungkap peredaran narkoba jenis sabu lintas Provinsi di salah satu hotel di Banjarmasin, Kamis (6/8/2020).

Polisi berhasil meringkus empat orang pengedar dalam kasus ini. Dari penggerebekan ini, Polisi berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 200 kilogram. Tersangka menyelundupkan sabu tersebut dalam 20 karung yang masing-masing berisi 10 kilogram sabu. 

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, pengungkapan kali ini berasal dari pengungkapan kasus besar sebelumnya.

“Pada 11 Maret 2020 kita berhasil mengungkap 208 kilogram sabu yang akan diedarkan di Banjarmasin. Dari situ kita lakukan pengembangan,” ujar Kapolda kepada rri.co.id, Kamis (6/8/2020). 

Irjen Pol Nico menambahkan, informasi awal diduga bahwa akan ada pengiriman kembali narkoba dari Malaysia ke wilayah Kalsel. Kapolda mengaku, langsung melapor ke Kapolri dan Kabareskrim sehingga dibentuk Satgasus yang beranggotakan Bareskrim Mabes Polri, Polda Metro Jaya dan Polda Kalsel.

Setelah terbentuk pada 8 Juli 2020, Satgasus langsung menyelidiki tentang komplotan pengedar narkoba antar negara tersebut.

Akhirnya pada tanggal 4 Agustus 2020 pihaknya mendapat informasi bahwa akan ada pengiriman narkoba dalam jumlah besar melalui Kaltara. 

Tak mau kecolongan, Kapolda kemudian bekerjasama dengan kepolisian setempat hingga akhirnya dapat menangkap pembawa sabu tersebut.

Dari pengakuan kedua orang yang berhasil diamankan, narkoba tersebut rencananya akan di bawa ke Banjarmasin melalui jalur darat.

“Hingga akhirnya hari ini kita kembali mengamankan dua orang yang diduga sebagai si penerima barang,” lanjutnya.

Sementara itu, pantauan RRI di lokasi sudah kembali normal, meski di lahan parkir tempat ditemukannya narkoba tersebut sudah diberi garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00