Terjawab, Alasan Sepeda Motor Tak Termasuk Gage

Aturan penerapan ganjil genap. (Dok: Istimewa)

KBRN, Jakarta: Teka-teki apakah sepeda motor masuk dalam penerapan sistem pembatasan kendaraan bermotor ganjil genap (gage) akhirnya terjawab. Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo menegaskan, kendaraan bermotor roda dua itu tidak masuk dalam penerapan sistem ganjil genap yang akan mulai diberlakukan pada Senin (10/08/2020) mendatang. 

Sambodo menjelaskan, tidak masuknya kendaraan sepada motor kedalam sistem gage, lantaran tak masuk dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas Dengan Sistem Ganjil-genap

"Ini bukan masalah kebal atau tidak, tapi memang sepeda motor tidak termasuk ganjil-genap berdasarkan Pergub nomor 88 tahun 2019," ujar Sambodo kepada wartawan, Kamis (06/08/2020). 

Meski demikian, Sambodo menyebut, pihaknya hingga saat ini masih dalam tahap sosialiasi penerapan sistem pembatasan kendaraan bermotor ganjil genap tersebut. Bahkan, sosialisasi yang sudah digelar sejak Senin (03/08/2020) lalu diperpanjang hingga Minggu (09/08/2020) mendatang, lantaran menilai banyaknya masyarakat yang masih melanggar dan belum mengetahui kembalinya sistem gage tersebut. 

"Berdasarkan hasil evaluasi kita selama tiga hari menggelar sosialisasi, hari Senin, Selasa dan Rabu (3 hingga 5 Agustus, red), ternyata masih banyak masyarakat yang melanggar dan beberapa pelanggar itu banyak yang belum tahu bahwa ganjil genap sudah berlaku kembali," tuturnya. 

Lebih lanjut, Sambodo menambahkan, selama tiga hari menggelar sosialisasi jumlah pelanggaran yang terjadi semakin bertambah. Pihaknya mencatat, selama tiga hari menggelar sosialisasi jumlah pelanggar mencapai 1.745 kasus. 

"Hari pertama sosialisasi terdapat 369 pelanggaran. Keesokan harinya tercatat sebanyak 674 pelanggaran. Hari ketiga malah makin bertambah menjadi 702 pelanggaran," tandasnya. 

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan sistem ganjil genap sejak Senin (03/08/2020) lalu  Hal itu dilakukan di 25 ruas jalan yang telah diatur dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas Dengan Sistem Ganjil-genap. Adapun waktu penerapan aturan ganjil genap berlaku pada hari kerja mulai pukul 06.00-10.00 dan 16.00-21.00. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00