Satu Orang Tewas Dalam Tawuran Libatkan Anak

KBRN, Jakarta: Empat anak di bawah umur harus ditahan pihak kepolisian akibat terlibat tawuran antar Geng di Jalan Budi Mulia, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara pada Minggu (2/8/2020) kemarin.

Total 8 orang pelaku tawuran berujung pembacokan dan menyebabkan satu orang tewas diamankan polisi yakni FR (17), AL (17), MLD (17), N (14), OA (18), CAN (18), ES (18), dan W (30). Sedangkan dua orang masih DPO yakni ML dan MD.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto menjelaskan, kejadian ini berawal pihaknya mendapatkan informasi adanya pertikaian antara kelompok pemuda di sebuah gang yang masih berdekatan di Jalan Budi Mulia.

Budhi menerangkan kalau memang anggota kelompok geng pemuda B4 dan geng pemuda Holywood di Pademangan tersebut sebelumnya pernah terlibat baku hantam dan masih menimbulkan dendam.

"Pernah berkelahi antara CN dan ML. ML kalah masih dendam, sehingga hendak balas dendam. Pelaku di bawah umur ada yang pelajar dan ada juga yang non pelajar," ujar Budhi, di Mapolsek Pademangan, Jakarta Utara,  Senin (3/8/2020).

Dari kronologis juga Budhi menjelaskan kalau CN, EM dan RD diundang oleh ML ke tempatnya untuk bertemu. Namun sesampainya di sana ML yang sudah menyiapkan sajam dan batu di selokan kemudian menyerang ketiga korban.

"EM mengalami luka sayatan di paha kehabisan darah meninggal dunia. CN dan RD juga mengalami luka-luka. Pada 2 Agustus sekitar pukul 3 subuh ditangkap 1 pelaku. Kemudian tak lama setelahnya 8 orang tersangka lainnya diamankan," terangnya Budhi.

Pihak kepolisian telah menyita barang bukti yakni 1 Unit sepeda motor Honda Vario B.3602 BUH, 1 Buah helm milik korban, Pakaian yang dikenakan korban 4 Senjata Tajam.

Dalam kasus tersebut pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap 13 orang saksi. Atas kejadian tersebut polisi menjerat para tersangka dengan pasal 170 ayat 3 KUHP tentang Pengeroyokan ancaman 12 tahun penjara dan Pasal 358 KUHP tentang pembiaran saat terjadi keributan

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00