Polri Kedepankan Upaya Pencegahan dalam Pemeliharaan Keamanan 

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara, di Kampus Akademi Kepolisian, kawasan Candi, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/7/2022). (Foto: Divisi Humas Polri)

KBRN, Jakarta: Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mengedepankan upaya pencegahan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Hal  itu disampaikan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam pidatonya pada upacara peringatan Hari Bhayangkara, di Kampus Akademi Kepolisian, kawasan Candi, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/7/2022).

“Dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat Polri mengedepankan upaya pencegahan sesuai dengan pola pemolisian prediktif,” kata Sigit.

“Penegakan hukum dilakukan dengan prinsip-prinsip keadilan restoratif terhadap hal-hal yang mencederai rasa keadilan masyarakat kecil pencari keadilan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Sigit memastikan, Polri tak akan segan menindak tegas kejahatan yang meresahkan masyarakat. 

Selain itu, Polri juga akan selalu menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM).

“Kita juga tidak ragu-ragu terhadap kejahatan yang meresahkan dan merugikan masyarakat memecah belah persatuan dan kesatuan, dan tetap melakukan penegakan hukum dengan tegas sebagai ultimum remedium dengan berpedoman pada keadilan, kemanfaatan hukum serta menjunjung tinggi hak asasi manusia,” ujar Sigit.

Dalam kesempatan itu, Sigit juga memaparkan terkait pengembangan organisasi Korps Brimob Polri. Kini Brimob Polri dipimpin oleh Komisari Jenderal Polisi dengan penambahan pasukan Brimob di wilayah barat, tengah, dan timur.

Hal itu merupakan penguatan Densus 88 Antiteror Polri, untuk mengamankan agenda nasional dan internasional dari ancaman terorisme.

Sigit menjelaskan, Polri saat ini memprioritaskan upaya pencegahan berupa kontraradikalisasi.

“Namun terhadap jarangan terorisme yang membahayakan masyarakat Polri telah melakukan penegakan hukum dan mengamankan 142 tersangka terorisme,” tutur Sigit.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar