Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Jaksel

Petugas Kepolisian dari Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya saat sedang menggelar olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan MT Haryono tepatnya di depan Menara Hijau, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (26/5/2022). (Deni Muhtarudin).jpeg

KBRN, Jakarta: Pihak Kepolisian dari Subdit Penegakkan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya (Gakkum Ditlantas PMJ) menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan, yang mengakibatkan dua orang tewas di Jalan MT Haryono, tepatnya di depan Menara Hijau Pancoran, Jakarta Selatan (Jaksel).

Kepala Seksi Kecelakaan (Kasie Laka) Subdit Gakkum Ditlantas PMJ Kompol Edy Purwanto mengungkapkan, meskipun telah menggelar olah TKP, pihaknya belum menyimpulkan penyebab dari kecelakaan tersebut, karena harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap terduga pelaku penabrak, dan barang bukti.

“Saat ini kami masih dalam tahap pemeriksaan diduga tersangka, terus juga pemeriksaan saksi dan juga olah TKP. Jadi untuk sementara (penyebab kecelakaan) belum kami simpulkan,” ungkapnya kepada wartawan di Kantor Subdit Gakkum Ditlantas PMJ, Pancoran, Jaksel, Kamis (26/5/2022).

Selain menyebabkan dua orang tewas, Edy menyampaikan, kecelakaan tersebut juga menyebabkan empat korban luka.

“Dalam kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan roda empat dan lima kendaraan roda dua. Kemudian dari terjadinya kecelakaan tersebut, mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka,” ujarnya.

Edy mengatakan, saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan, untuk diperiksa lebih lanjut oleh petugas.

“Untuk terduga pelaku yang menabrak saat ini sudah kami amankan, dan kemudian masih dalam tahap pemeriksaan atau dimintai keterangan. Dia (pelaku) warga Jakarta, tapi untuk kendaraan memang dari luar DKI,” katanya.

Sekadar informasi, pada Rabu (25/5/2022), sekitar pukul 19.30 WIB, terjadi kecelakaan lalu lintas beruntun di depan Menara Hijau Pancoran, Jaksel.

Sebuah mobil Mitsubishi Pajero Sport menghantam sejumlah mobil dan motor yang di depannya.

Alhasil, dua orang warga Cipinang, Jakarta Timur pun menjadi korban meninggal dunia. Sementara, empat orang lagi mengalami luka-luka, dan saat ini masih menjalani perawatan di RS Medistra dan RS Budhi Asih.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar