BNNP Banten Ungkap Kronologi Narkoba di Lapas Pemuda Tangerang

BNN dan pihak Lapas Pemuda Tangerang membongkar penyalahgunaan narkotoka jenis sabi oleh narapidana Lapas Pemuda Tangerang. (Saadatuddaraen/RRI)

KBRN, Tangerang : Kepala Badam Narkotika Nadional Provinsi (BNNP) Banten, Hendri Marpaung angkat bicara terkait jenis dan kronologi pengungkapan penyalahgunaan narkoba yang menyeret dua narapidana di Lapas Pemuda Tangerang.

Menurut Hendri, pengungkapan itu sebanyak enam tersangka ditetapkan penyalahgunaan narkoba.

"Kasus narkoba itu berawal laporan masyarakat adanya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kota Tangerang Selatan dengan lokasi halaman parkir Living Plaza Ciputat," ungkapnya kepada RRI.co.id, Selasa (24/5/2022) malam.

Dia mengaku, Tim BNNP Banten mengembangkan dan pada Minggu (10/4/2022) melakukan penyelidikan dan terpantau pelaku berada di Jalan H Nawu Cilandak, Jakarta Selatan.

"Petugas mengamankan inisial S dan M dengan mengamankan sebanyak satu kantong barang bukti sabu-sabu seberat 88,404 gram," ujar Hendri.

Selanjutnya, sambung Hendri, petugas mendatangi rumah kontrakan M di Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan dan menemukan sabu sebanyak empat kantong dengan berat 400 gram.

Kemudian, lanjutnya, petugas mengembangkan kembali berdasarkan hasil pengakuan M ke Lapas Pemuda Tangerang dan mengamankan J, dan W. Tim BNNP Banten juga mengembangkan ke Lapas Pondok Rajeg Cibinong dan mengamankan AS.

"Kami mengamankan barang bukti sabu sebanyak 483,06 gram berikut dua timbangan digital, satu motor Vario dan lainnya," bebernya.

Ditambah lagi, kejahatan narkoba kedua dengan satu tersangka inisial DA (31) warga Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan dengan barang bukti 2.000 gram.

"Pengungkapan peredaran narkoba itu berdasarkan laporan masyarakat adanya pengiriman narkotika melalui jasa ekspedisi," terangnya.

Hendri menambahkan, Tim BNNP mendalami laporan tersebut dan hari Sabtu (7/5/2022) berhasil mengamankan DA atas perintah RF yang kini masih dalam proses pengejaran ( DPO).

Diberitakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan pihak Lapas Pemuda Tangerang enggan mengungkap jenis narkoba dan kronologi kejadian yang menyeret dua narapidananya berinisial M dan J.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten, Masjuno mengatakan, mengenai jenis dari narkoba yang dilakukan penyalahgunaan oleh dua orang narapida dan bagaimana kronologisnya, itu adalah kewenangan dari BNN.

"Kami tidak punya kewenangan, karena mengenai jenis dan kronologis kejadian adalah kewenangan BNN," ungkapnya kepada RRI.co.id, Selasa (24/5/2022).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar