Legislator Desak Pelaku KDRT di Jakbar Ditangkap 

Anggota Komisi III DPR RI, Achmad Dimyati. Foto: (Antara)

KBRN, Jakarta: Anggota Komisi III DPR RI, Achmad Dimyati Natakusumah mendesak pihak Polsek Tanjung Duren segera menangkap pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Jakarta Barat (Jakbar). 

Eko Soleh Supriyono (40) melakukan KDRT terhadap anaknya Muhammad Raeyhan Irfansyah (16), warga Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. 

Dimyati meminta, Polsek Tanjung Duren bisa kerja cepat memproses kasus tersebut sehingga pelaku bisa segera diseret ke meja hijau dan selanjutnya dipenjara untuk mempertanggung jawabkan tindakannya. 

"Itu sudah sangat keterlaluan yang dilakukannya (pelaku)," kata Dimyati kepada wartawan, Selasa (24/5/2022). 

Lebih jauh, Politisi PKS ini menilai, tindakan pelaku sangat tidak manusiawi karena telah melakukan tindakan KDRT tersebut selama bertahun-tahun. 

Apalagi, lanjut Dimyati, kejadian KDRT itu juga menimpa kepada sang adik Miftahurrizki Ananda (14) juga mengalami hal serupa. Dimana, penganiayaan kepada Nanda lebih banyak, bahkan terjadi dua kali.

"Ini sangat tidak manusiawi dan kena delik pidana," tegasnya. 

Diketahui, Muhammad Raeyhan Irfansyah (16), warga Jakarta Barat, telah bertahun-tahun jadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh bapaknya sendiri, Eko Soleh Supriyono (40). 

Terakhir kali kekerasan diterima siswa kelas 1 SMK ini pada Selasa 17 Mei dini hari lalu. Sang bapak memberikan bogem mentah ke pelipisnya sebanyak tiga kali. 

"Dan perut disabet satu kali pakai paralon," kata Raeyhan kepada wartawan, Senin (23/5/2022).

Korban bersama ibunya Nurul Komariyah (38), sempat melapor ke Polsek Tanjung Duren. Istrinya juga jadi bulan-bulanan pelaku. Kini mereka mengungsi di kediaman pamannya, Fatah Sidik, di Kota Depok. Korban mengaku trauma dengan sosok bapaknya dan tidak mau bertemu Eko. 

"Intinya, (mau) enggak ada Bapak. Kalau lihat Bapak, auranya sudah beda aja, kayak seram. Jadi, kayak orang ketakutan, gitu," tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar