Polsek Tampan Ungkap Modus Penipuan Masuk Polisi

Polsek Tampan ungkap kasus penipuan masuk polisi

KBRN, Pekanbaru: Seorang ibu rumah tangga berinisial RS, ditangkap oleh tim opsnal Polsek Tampan atas kasus penipuan dan penggelapan dengan modus bisa meluluskan masuk polisi. 

Pelaku melakukan penipuan terhadap korban bernama, Muhammad Fiqih Rafly. Pelaku mengaku, bisa membantu korban masuk polisi dengan jalur sisipan tanpa tes. 

"Pelaku mendatangi rumah orang tua korban. Pelaku kemudian menjanjikan bisa meluluskan anak korban apabila menyiapkan uang sebesar Rp150 juta," kata Kapolsek Tampan, Kompol I Komang Aswatama dalam keterangan persnya, Rabu (26/1/2022). 

Dalam pertemuan itu, orang tua korban menyanggupi dan menyerahkan uang secara bertahap kepada pelaku yakni dengan mengirim sebesar Rp40 juta dan Rp22 juta ke rekening milik pelaku. 

"Setelah uang diserahkan, tersangka menjanjikan akan memberangkatkan anak korban pada Agustus 2021 berangkat pendidikan polri. Namun sampai saat ini korban tak kunjung berangkat," jelas Kapolsek. 

Korban pun melaporkan aksi penipuan tersebut ke kepolisian. Kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku di kediamannya. 

"Setelah diintrogasi, pelaku mengakui ada menerima uang dari korban. Selanjutnya pelaku diamankan ke Polsek dan dirinya mengaku baru sekali ini melakukan aksinya," ungkapnya. 

Atas perbuatannya tersebut, pelaku kini telah ditahan dan terancam hukuman penjara selama 5 tahun.

Komang mengimbau kepada masyarakat agar tidak percaya dengan modus penipuan yang berkedok masuk polisi. Hal ini lantaran siapa saja bisa mendaftar ke polisi tanpa dipungut biaya apapun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar