Dugaan Rokok Ilegal, Dua Ditangkap Polda Metro

Ilustrasi rokok ilegal. (Dok.Ist)

KBRN, Jakarta: Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka dugaan jual-beli rokok ilegal.

Dua tersangka berinisial AM (25 tahun) dan KAN (50) diduga melakukan jual beli rokok yang tidak disertai pita cukai. Mereka ditangkap di dua lokasi, dan berdasarkan laporan polisi (LP) yang berbeda.

"Tindak pidana memperdagangkan dan memperjualbelikan rokok tanpa izin," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (13/1/2022) malam.

Menurut Zulpan, tersangka AM diringkus di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, pada (6/1/2022).

Tersangka AM melakukan penjualan rokok ilegal tersebut secara online.

"Dari pengakuannya, AM telah menjual rokok ilegal selama enam bulan," kata Zulpan.

Sedangkan tersangka KAN, kata dia, ditangkap di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (12/1/2022).

"KAN berperan sebagai pembeli rokok ilegal dari seseorang di Pamekasan, Jawa Timur. Diperjualbelikan ke toko atau warung yang berada di wilayah Jabotabek," kata Zulpan.

Barang bukti disita berupa 450 ribu batang rokok ilegal, atau setara 30 ribu bungkus.

Akibat tindak pidana jual beli rokok ilegal yang dilakukan para tersangka menimbulkan kerugian negara sebesar Rp750 juta.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 56 UU Nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 1995 tentang cukai.

"Mereka diancaman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak atau maksimal 10 kali nilai cukai," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar