Dua Pelajar Tangerang Terancam 12 Tahun Penjara

Polisi menunjukan senjata tajam yang digunakan para pelajar saat tauran

KBRN, Tangerang: Seorang remaja berinisial F (16) tewas setelah terlibat tawuran pelajar di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten. 

Sementara, satu pelajar lainnya terluka dalam insiden tersebut. 

"Iya benar, dua orang (korban, Red), satu meninggal dan satu luka-luka," ungkap Kombes Pol, Zain Dwi Nugroho, Kapolresta Tangerang Kabupaten kepada rri.co.id, Kamis (13/1/2022). 

Zain mengungkapkan, kronologi tawuran pelajar di Cikupa Tangerang itu. Dua kelompok pelajar tersebut sebelumnya janjian untuk tawuran melalui media sosial (medsos). 

"Janjian di medsos terus berantam di jalan. Tahu-tahu korbannya sudah di klinik. Setelah ditelusuri itu korban tawuran. Kami hubungi kepala sekolahnnya dan ia baru tahu bahwa anak korban tawuran," ucapnya. 

Zain menambahkan, pihaknya juga telah mengamankan dua terduga pelaku pembunuhan dalam tawuran tersebut, berinisial A dan R. Keduanya saat ini sedang menjalani pemeriksaan guna dilakukan pengembangan. 

"Sudah kita tangkap, pelaku dua orang. Ini masih kita kembangkan. Iya masih (ada kemungkinan jumlah pelaku bertambah, Red)," tuturnya. 

Atas perbuatan tersebut, kedua pelaku terancam Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang Penganiyaan yang Mengakibatkan Hilangnya Nyawa Orang Lain dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Tajam. "Ancaman hukumannya 10 tahun dan 12 tahun," tuntasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar