Usai Bertemu Debt Collector, Bapak Langsung Tewas

Seorang pengendara sepeda motor berinisial MM (Munas Mulyadi) berusia 64 tahun, warga Bekasi, Jawa Barat, ditemukan tewas tergeletak di trotoar Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (4/1/2021). David Idris, seorang saksi mata yang sehari-hari bekerja sebagai petugas keamanan, mengungkapkan, bahwa Munas Mulyadi tiba-tiba saja tergeletak di trotoar depan kantornya. (Deni Muhtarudin/RRI)

KBRN, Jakarta: Seorang pengendara sepeda motor berinisial MM (Munas Mulyadi) berusia 64 tahun, warga Bekasi, Jawa Barat, ditemukan tewas tergeletak di trotoar Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (4/1/2021).

David Idris, seorang saksi mata yang sehari-hari bekerja sebagai petugas keamanan, mengungkapkan, bahwa Munas Mulyadi tiba-tiba saja tergeletak di trotoar depan kantornya.

“Awalnya ada debt collector, ngobrol bertiga. Kalau cekcok sih enggak kayaknya ya. Kemudian datang temennya (debt collector) tiga orang, abis itu bapak itu jalan ke sini (ke trotoar) terus pingsan,” ungkapnya kepada RRI.co.id di lokasi kejadian.

Menurut David, tidak terlihat ada kekerasan fisik yang diterima oleh Munas Mulyadi dari para penagih utang itu.

Namun kendati demikian, David menduga, Munas Mulyadi mendapatkan intimidasi dari para penagih utang tersebut.

“Iya kayaknya (diintimidasi). Kunci motornya enggak ada, pas saya mau pindahin masih dikunci stang, dicari di kantongnya juga enggak ada. Surat-suratnya (motor) ada,” ujarnya.

Saat ini, jenazah Munas Mulyadi pun telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit.

Petugas Kepolisian dari Satreskrim Polres Metro Jaksel pun telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengidentifikasi jenazah korban.

Berdasarkan pemeriksaan awal, Munas Mulyadi diduga terkena serangan jantung setelah menerima intimidasi dari para penagih utang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar