Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Jadi Tersangka KDRT

Ikustrasi

KBRN, Tangerang: Seorang pria berinisial RGS, anggota DPRD Kabupaten Tangerang ditetapkan sebagai tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). 

Pokitikus Partai Gerindra itu menjadi tersangka setelah dipolisikan istrinya berinisial LK ke Polresta Tangerang Kabupaten. 

"Status RGS sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satreskrim Polresta Tangerang," ujar AKBP Shinto Silitonga, Kabid Humas Polda Banten  kepada rri.co.id, Rabu (1/12/2021). 

Kasus ini berawal ketika korban berinisial LK melaporkan RGS atas dugaan KDRT pada 1 Juni 2021. Polisi kemudian menindaklanjuti laporan tersebut.

"Hasil gelar perkara pada 23 November lalu yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka," katanya. 

Selanjutnya, penyidik Satreskrim Polresta Tangerang Kabupaten menjadwalkan pemeriksaan kepada RGS sebagai tersangka KDRT. "Penyidik sudah menjadwalkan untuk pemeriksaan RGS sebagai tersangka pada Kamis (2/12/2021)," ujarnya. 

Terpisah, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Tangerang, Astayudin saat dikonfirmasi membenarkan bahwa RGS merupakan anggota DPRD dari Fraksi Gerindra. Astayudin mengatakan, RGS merupakan bagian dari anggota DPRD Komisi I. 

"Saya sudah komunikasikan dengan RGS beliau mengatakan bahwa tidak ada KDRT hanya perselisihan cekcok mulut biasa dalam rumah tangga. Kami berencana akan memanggil RGS dalam minggu-minggu ini untuk diklarifikasi lebih lanjut," kata Astayudin. 

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Khalid Ismail mengatakan, baru hari ini dilayangkan surat pemanggilan untuk RGS mengklarifikasi. Menurutnya, teknisnya nanti akan ditangani oleh Badan Kehormatan Dewan (BKD). 

"Kita ada mekanisme BKD tugaskan untuk segera memanggil yang bersangkutan mengklarifikasi sejauh mana kasus itu. Jadi belum tentu dilaporkan itu benar atau salah. Jadi jangan menggiring opini bahwa itu benar dilakukan. Kalau lapor siapa saja bisa lapor," tuturnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar