Bentrok Oknum TNI-Polri Tetap Diproses Hukum

KBRN, Jayapura: Kasus bentrok antara oknum anggota TNI dan Polri yang beberapa waktu terjadi, di Maluku, Batam dan juga di Mimika, meski telah berdamai semuanya tetap dilakukan proses hukum yang berlaku.

Panglima TNI Jendral TNI Andika Perkasa dalam kunjungannya ke Papua mengatakan, telah berkomitmen apapun insiden yang terjadi pada anggotanya yang mengalami bentrok, tetap akan di proses hukum.

"Bukan hanya itu, di Maluku, di Batam, semuanya di proses hukum, semua itu telah dibuktikan, dan juga Kapolri sudah sepakat sebelum insiden itu terjadi, bentrok apapun harus di proses hukum, gak ada hanya damai salaman baru selesai, harus mereka oknum ini bertanggung jawab karena ini adalah satuan memiliki kewenangan tertentu dalam keamanan," terangnya, saat di Makodam XVII Cenderawasih, Rabu (1/12/2021).

Menurutnya, yang menjadi prioritas Panglima TNI dalam fit and propertest yaitu, peraturan perundangan, dan instruksi di Papua, penegakan hukum di wilayah mengunakan peraturan berlaku.

"Jadi sifatnya sama dengan di wilayah lain, semua dilakukan dengan kewenangan itu sendiri, penyidik polri, dalam kasus tertentu penuntut kejaksaan, ini komitmen kita menegakan hukum, karena harus patuh dalam peraturan perundangan," tegasnya.

Seperti halnya insiden bentrok oknum anggota TNI dan Polri di Mimika ada 4 anggota TNI yang telah dilakukan pemeriksaan.

"Kalau di Angkatan Darat yang sudah di proses hukum ada 4 orang, jadi kita serius, karena memang tidak boleh, dan juga sudah mendapat info polri juga sudah memproses, agar tidak ada yang main-main dibawah," tuturnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar