FOKUS: #PPKM

Penabrak Polisi Tertangkap, Terbongkar Gudang Narkoba Aceh

Ilustrasi / Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat menciduk satu orang pelaku penabrak perwira Iptu JM, Senin (29/11/2021). Penangkapan berlangsung di daerah Waleri, Kendal, Jawa Tengah, dan dari penangkapan itu, polisi ternyata dapat mengembangkan kasus tersebut hingga menemukan gudang penyimpanan narkoba di Aceh sekaligus mengamankan 2 (dua) orang lagi di sana. (Ilustrasi: Antara/ Narasi: RRI.co.id)

KBRN, Jakarta: Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat menciduk satu orang pelaku penabrak perwira Iptu JM, Senin (29/11/2021).

Penangkapan berlangsung di daerah Waleri, Kendal, Jawa Tengah, dan dari penangkapan itu, polisi ternyata dapat mengembangkan kasus tersebut hingga menemukan gudang penyimpanan narkoba di Aceh sekaligus mengamankan 2 (dua) orang lagi di sana.

"Dari pengembangan tersangka penabrak anggota polisi, kami menemukan gudang narkotika di Aceh dan ada dua orang pelaku kami amankan," terang Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Indrawienny Panjiyoga kepada wartawan dan RRI.co.id di Jakarta, Senin (29/11/2021).

Lebih lanjut Panji menjelaskan, dari Aceh pihaknya mengembangkan lagi ke Medan, Sumatera Utara, dan di sana ada bandar yang diamankan Polres Metro Jakarta Pusat.

BACA JUGA: Kapolda Jenguk Polisi yang Ditabrak Bandar Narkoba

Namun demikian, Panji belum bisa membeberkan kasus narkoba ini karena pihaknya bakal terus mengembangkan sampai ke jaringannya.

Jika semua pelaku narkoba jaringan tersebut ditangkap, pihaknya bakal merillis kasusnya.

"Nanti akan kami sampaikan dalam keterangan resmi selanjutnya," pungkasnya.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Rest Area KM 208 Cirebon, Jawa Barat arah ke Jakarta pada Minggu (21/11/2021) pagi.

Namun saat akan ditangkap, bandar narkoba itu berhasil melarikan diri dengan mobilnya, setelah sebelumnya menabrak sekaligus menggilas tubuh seorang perwira Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat yang hendak melakukan penangkapan. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar