Pria di Agam Tega Habisi Istri dengan 13 Tusukan'

tega_suami_habisi_istri_dengan_13_tusukan_1.mp3

KBRN, Bukittinggi: Warga Jorong Ranah Batang Buo, Nagari Biaro Gadang, Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam, Kamis (25/11/2021), dikejutkan dengan peristiwa cekcok pasangan suami istri yang berujung hilangnya nyawa sang istri.

Diketahui, seorang ibu rumah tangga (IRT) ditemukan meregang nyawa, setelah ditemukan tewas bersimbah darah dalam semua rumah.

Korban yang diketahui berinisial S (25) pertama kali ditemukan oleh sang anak yang berusia 7 tahun, dalam kondisi tak bernyawa, dan si anak berteriak meminta tolong kepada warga sekitar yang melintas.

Tetangga korban Silvi (35) menceritakan, pertama kali mengetahui kejadian saat melakukan lari pagi di sekitar lokasi kejadian yang merupakan sebuah rumah dengan pabrik tahu.

"Saya sedang lari pagi sekitar pukul 06.00 WIB, tiba-tiba datang sambil berteriak dan menangis anak korban yang berusia enam tahunan meminta pertolongan pada saya," terangnya.

Silvi kemudian melihat korban atas nama S (25) yang pada saat itu berusaha keluar rumah, dan meminta tolong dengan memegang bagian leher yang terluka, dan tubuh berdarah diduga akibat tertusuk.

"Saya kenal dengan korban karena rumah saya tidak jauh dari tempat ini, yang kami tahu korban ada masalah rumah tangga dengan suaminya, dan suami korban juga bekerja di pabrik tahu tempat kejadian dan merupakan suami kedua dari korban,” sebutnya.

Setahu kami ulas Silvi, suaminya sudah dua bulan tidak pulang ke rumah, bahkan saya sempat berpapasan dengannya setelah kejadian.

Sementara itu, Kanit III Unit PPA Satreskrim Polres Bukittinggi, Ipda Tiara Nur Raudah, mengatakan, dari keterangan tersangka A (28) mengaku sakit hati karena sang istri memaki korban.

"Usai menusuk istrinya sebanyak 13 kali, kemudian tersangka kabur ke daerah Batu Sangkar Kabupaten Tanah Datar, dan kemudian menyerahkan diri ke Polsek setempat, yang selanjutnya dibawa Tim Operasional Reskrim Polres Bukittinggi ke Mako Polres," terangnya.

Tiara Nur Raudah menuturkan, tersangka sudah 2,5 bulan tak pulang ke rumah, namun karena rindu dengan anak sambungnya dari pernikahan istrinya pertama, tersangka pulang untuk melihat namun malah sang istri memaki tersangka, dan merasa sakit hati lalu tersangka menusuk korban dengan menggunakan pisau.

"Tersangka menggunakan 3 buah bilah pisau untuk menusuk istrinya hingga tewas, dan dari hasil sementara ada 13 luka tusuk di tubuh korban, dan korban kini telah di bawa ke Rumah Sakit terdekat untuk diautopsi,” ungkapnya.

Tiara Nur Raudah menambahkan, kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Bukittinggi dan atas perbuatannya terdangka dijerat pasal pasal 44 ayat 3 tentang Kekerasan dalam rumah tangga  penganiaayaan mengakibatkan kematian dengan ancama 15 tahun penjara.

Sedangkan menurut keterangan tersangka, A (28), ia sangat rindu dengan anak sambungnya, namun setiba dirumah malah dimaki dan dicaci.

Usai kejadian itu, tersangka lari meninggalkan lokasi kejadian ke daerah Batu Sangkar, dengan alasan ingin menenangkan diri sebelum ditangkap. (Foto : Istimewa)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00