FOKUS: #PPKM MIKRO

Warga Menilai, Polisi Kekurangan Personel Antisipasi Tawuran

Ilustrasi / Sejumlah anggota Brimob Polda Papua bersiaga di Stadion Mandala Jayapura, Papua. ANTARA FOTO/Indrayadi TH

KBRN, Jakarta: Maraknya bentrokan Organisasi Masyarakat (Ormas) yang terjadi beberapa hari lalu, sekitar Wilayah Kembangan, Jakarta Barat, membuat warga sekitar menjadi gusar.

Saalah satu warga Kembangan, yang juga merupakan Tokoh Pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Aziz, menilai, perlu penempatan personel polisi guna pengamanan di setiap titik yang rawan terjadi bentrokan.

Tokoh Pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Aziz.

"Saya melihat ada satu Polsek di Jakarta Barat yang menaungi tiga Kecamatan. Sehingga mengakibatkan ketimpangan, terlebih jumlah personelnya terbatas," tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima RRI.co.id, Rabu (24/11/2021).

Keterbatasan personel, lanjut Umar, merupakan salah satu permasalahan sehingga sulitnya pihak kepolisian menaruh anggotanya di titik-titik rawan bentrokan.

Polsek Kembangan sendiri, kata Umar, anggota personelnya kurang dari seratus orang.

Hal ini menjadi hambatan tersendiri dalam menyelesaikan kasus ketertiban masyarakat.

"Saya berharap kepada Kapolda Metro Jaya, Irjend Pol Fadil Imran untuk bisa mengevaluasi kesatuan yang ada di Polsek. Sehingga apabila dalam melaksanakan tugas ketertiban pihak Polsek tidak kecolongan," pungkasnya. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00