Buntut Satpol PP Asusila, PSK Terajia Dibebaskan

Satpol PP Kota Tangerang merajia prostitusi daring di hotel dan kost-kostan

KBRN, Tangerang: Beredar adanya oknum Satpol PP Kota Tangerang yang melakukukan perbuatan asusila saat bertugas, penjajak seks komersial (PSK) daring yang ikut terjaring raziapun dibebaskan. 

Sejatinya, pihak petugas penegak perda itu sebelumnya mengaku bila seluruh PSK daring maupun pasangan diluar nikah yan terjaring rajia akan dilimpahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang untuk dilakukan pembinaan. 

Kepala Seksie Rehabilitasi Eks Penyakit Sosial dan Tuna Sosial untuk Dinsos Kota Tangerang, Jajat Jafar mengatakan, pihaknya tidak mendapat kiriman hasil razia Satpol PP tersebut. Padahal, Jumat lalu dia berada di kantor Dinsos hingga larut malam. 

"Enggak ada. Jumat apalagi saya sampai malem, enggak ada (PSK, Red)," ujarnya kepada rri.co.id, Senin, (25/10/2021). 

Mantan kepala Seksi Sejarah untuk Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang itu mengungkapkan, bila terakhir pihaknya membina PSK hasil razia Satpol PP itu bulan lalu. 

"Udah ada sebulan lebih (bina PSK, Red). Sekarang enggak ada kiriman (PSK untuk dibina, Red). Nanti kalau ada dibilangin deh," kata Jajat. 

Jajat mengutarakan bila ada PSK hasil razia Satpol PP pasti akan ada koordinasi dengan Dinsos. Biasanya, setelah dirazia kemudian diperiksa, Satpol PP langsung menyerahkannya ke Dinsos. 

"Saya sementara ini belum ada koordinasi (dengan Satpol PP, Red) belum ada koordinasi kok. Kalau mau kirim ya kirim aja," tutur Jajat. 

"Kalo kita mah sudah dikirim, surat lengkap , dokumen ada yang kita butuhkan cukup ya kita bina dirumah singgah," tambah Jajat. 

Kepala Bidang Trantib Satpol PP Kota Tangerang, Agapito De Araujo saat dikonfirmasi mengatakan, bila para PSK dibebaskan karena ada pihak kekuarga yang menjamin. 

"Saat kita hendak limpahkan para PSK yang terjaring rajia itu dijamin oleh pihak keluarganya. Makanya kita bebaskan,'' kilah Agapito. 

Sebelumnya diberitakan, dua oknum Satpol PP Kota Tangerang berbuat asusila saat bertugas melakukan penyamaran membongkar prostitusi online di wilayahnya.  

Dua petugas penegak peraturan daerah (Perda) kota bermotto 'Akhlakul Karimah' tersebut didapati sudah bertelanjang tanpa helaian busana sama sekali bersama perempuan penjaja seks komersial daring.  

Ditambah lagi terdapat barang bukti berupa alat kontrasepsi di sebuah kost-kostan Jalan Kenanga, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.  

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Kota, Buceu Gartina mengatakan, oknum Satpol PP yang kedapatan terjaring razia dengan kondisi tidak berbusana itu adalah petugas yang sedang melakukan penyamaran.  

"Anggotanya (Satpol PP Kota Tangerang, Red) lagi nyamar itu mah," ujar Buece kepada rri.co.id, Minggu (24/10/2021) petang. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00