Modus Dapat Keuntungan, Dua Kelompok Pelajar Tawuran

KBRN, Jakarta: Tawuran antar dua kelompok pelajar terjadi di Jalan Pangeran Jayakarta, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Minggu (25/10). Satu remaja terluka akibat kejadian tersebut. 

Kepolisian Sektor Sawah Besar, Jakarta Pusat, mengungkapkan dua kelompok pelajar yang terlibat tawuran tersebut sambil melakukan siaran langsung di Instagram. Polisi menyebut kelompok remaja mendapatkan keuntungan dari siaran langsung di Instagram.

"Pelaku yang sudah kami amankan dari dua kelompok sebanyak 9 orang yang semuanya adalah pelajar. Usianya antara 16-18 tahun," ujar Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyanto, kepada RRI di Kantor Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat, Senin (26/10/2021).

Setyo menjelaskan tawuran itu melibatkan 2 kelompok gengster, yaitu kelompok 'Jawa' dan 'Warsat'. Tujuh pelaku yang ditangkap berasal dari kelompok Jawa, sedangkan dua lainnya dari kelompok Warsat.

Polisi menyita barang bukti berupa stik golf dan celurit. Sedangkan para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

Sementara itu, Kapolsek Sawah Besar, AKP Maulana Mukarom, mengatakan, kedua kelompok ini melakukan siaran langsung di Instagram saat melakukan tawuran. Mereka awalnya saling tantang di media sosial.

"Pada saat terjadi tawuran tersebut kemudian masing-masing kelompok ada yang menyiarkan secara langsung (live) melalui Instagram," jelas Maulana.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa dari kedua kelompok itu punya akun masing-masing dan live berbarengan.

"Untuk keuntungan, masing-masing akun akan dihitung berdasarkan viewers. Akun yang polisi amankan itu untuk followers-nya hampir seribu pengikut," pungkasnya.

(Foto: Sabila Reformasita Arianti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00