Pemalakan di Pantai Padang, Pemalak-Pengunjung Terlibat Perkelahian

Pelaku Pemalakan Pantai Padang.jpg

KBRN, Padang: Pemalakan terhadap pengunjung di lokasi wisata Pantai Padang kembali terjadi. Pengunjung yang enggan memberikan uang diperlakukan kasar secara verbal dan fisik. Hal itu terjadi di kawasan Pantai Purus depan toilet umum, Sabtu (23/10/2021)

Joni, pengunjung pantai mengungkapkan, ketika sedang bermain dengan anak istrinya di pantai, tiba-tiba datang oknum yang mengaku petugas parkir lalu meminta pungutan. Akan tetapi, petugas itu tidak mengenakan identitas diri dan rompi parkir.

Terhadap pungutan itu, Joni mengaku akan memberikannya setelah selesai bermain di pantai. Namun oknum yang mengaku petugas itu tak terima dengan jawabannya, bahkan mengeluarkan kata-kata kasar memaksa minta uang parkir dan mengancam mengusir Joni jika tidak mau membayarnya.

"Kalau tidak mau bayar, pergi dari sini. Saya mau setoran, kamu tahu sudah jam berapa ini,” tutur Joni mengulangi kata-kata oknum pemalak itu.

Mendengar kata-kata yang tidak pantas dari pria tersebut Joni mendekatinya dan menanyakan identitas sebagai petugas parkir. Namun yang terjadi, oknum itu naik pitam dan semakin mengancam. Menyikapi hal itu, Joni mengingatkan, akan melapor pada dinas terkait atau penanggungjawab parkir.

"Oknum itu bilang, terserah kalau mau lapor. Saya sudah keluar masuk penjara, tidak ada lagi yang saya takuti. Disitu mulai terjadi cekcok saya diserang, lalu saya balaslah,” ujar Joni.

Adanya perkelahian itu, memancing warga dan pengunjung lain datang melerai. Seorang petugas parkir yang enggan disebutkan namanya mengatakan oknum pemalak dimaksud merupakan warga sekitar pantai yang sering berseliweran meminta uang ke pengunjung Pantai Padang.

"Dia itu warga Purus 3, sering tawuran juga, bikin resah disini," kata dia.

Armen salah seorang pengunjung mengaku terganggu dengan keberadaan tukang palak di Pantai Padang. Ia juga sering melihat pengunjung dipalak oleh preman di kawasan pantai.

"Ini sangat merusak citra objek wisata pantai, orang-orang seperti ini harus diberi efek jera, jangan hanya ditangkap, dibina, gak akan mempan, bahkan setelah ke luar dari penjara mereka makin sombong," jelasnya.

Armen berharap ada petugas jaga yang aktif mengontrol agar para pengunjung aman dan nyaman untuk datang ke pantai Padang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00