Clique Gading Serpong, Sarang Narkoba dan Perkelahian

Tempat Hiburan Malam Clique Kitchen and Bar Gading Serpong

KBRN, Tangerang : Clique Kitchen and Bar dikawasan Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang kerap menjadi sarang peredaran narkoba dan ajang perkelahian. 

Terbukti, sejumlah pengunjung tempat hiburan malam tersebut melaporkan aksi dugaan pengeroyokan yang dilakukan sejumlah security dilokasi tersebut. 

Sejatinya, pemerintah masih melarang tempat hiburan malam beroperasi dimasa pandemi Covid-19. Namun, nampaknya Clique Kichen and Bar membandel. 

Ketiga pria yakni SF, AG dan BY mengaku mendapatkan luka serius akibat dikeroyok oleh para security Clique Kitchen and Bar. 

Sebumnya, empat pengunjung dilokasi tersebut terjaring razia yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. 

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa mengatakan, empat pengunjung itu positif mengonsumsi narkoba. 

"Ada empat yang positif, tiga orang laki-laki ganja, habis pakai ganja di mobil dan satu perempuan positif sabu," ungkapnya kepada rri.co.id beberapa waktu lalu. 

Sementara, perkelahian yang terhadi pada Sabtu (16/10/2021) malam itu berawal dari request lagu beberapa pengunjung dilokasi tersebut. 

Salah satu korban, SF menerangkan, kejadian tersebut bermula dari permintaan requets lagu dari BY. BY merasa tersinggung dengan sikap pegawai setempat yang justru mengeluarkan kalimat tidak enak. Sesudahnya, BY mencoba menegur pegawai bar tersebut. 

"Nah pas pulang turun kebawah, di parkiran tiba-tiba BY dan AG tuh udah cekcok aja sama pegawai dan security situ. Selang beberapa menit tiba-tiba langsung dikeroyok gitu aja," terang SF kepada rri.co.id, Minggu (17/10/2021). 

Melihat rekannya dikeroyok, SF mencoba melerai. Namun, ia justru ikut dikeroyok.Tiba-tiba beberapa orang petugas keamanan langsung mendorong dan mencekiknya. 

Akibat pengeroyokan yang dilakukan beberapa petugas keamanan itu, SF menderita sejumlah luka di sekujur tubuhnya. “Handphone saya pun sempat dirampas oleh mereka, karena mereka menuding saya telah merekam kejadian pengeroyokan kedua teman saya,” ungkap SF 

Atas kejadian tersebut, SF pun membuat laporan di Pokres Tangerang Selatan. Demi pengembangan, SF Bersama AG dan BY juga sudah menjalani visum di sebuah Rumah Sakit di Kawasan Tangerang Selatan. 

Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Angga Surya belum dapat memberikan keterangnanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00