Oknum PNS Nyabu,  Pegawai Kontrak Wajib Lapor

KBRN, Singaraja: Pasca-pengungkapan pemakaian narkotika jenis sabu-sabu yang dilakukan oknum PNS di RSUD Kabupaten Buleleng, Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Buleleng terus melakukan penyisiran.

Dalam penyisiran itu terungkap dua pegawai kontrak yang disebutkan ikut melakukan pesta narkoba bersamanya di Kelurahan Banjar Tegal hingga kedua pegawai kontrak di RSUD Buleleng itu harus menjalani proses wajib lapor ke BNNK Buleleng.

Kepala BNNK Buleleng, AKBP I Gede Astawa, menyebutkan, dalam pengeledahan dan penyisiran yang dilakukan ada pengakuan keterllibatan dua pegawai kontrak di RSUD Buleleng sehingga dilakukan upaya pemeriksaan secara intensif an untuk sementara kedua dikenakan wajib lapor berdasarkan pengakuan dari oknum PNS tersebut.

“Yang dua lagi sama-sama tugas tapi dia kontrak, tapi ini ajakan, ajakan dari yang bersangkutan dan saya test tapi negatif karena pengakuannya dari PNS ini mengajak bersama-sama artinya kita konfrontir benar dia memakai dengan dia, tetapi ada waktu jeda, kan satu minggu lebih satu minggu alat ini sudah kelihatan buram, bisa dia negatif, makanya kalau mengetest urin itu tidak bisa direncanakan harus kita dadak,” ucap Astawa, Rabu (13/10/2021) siang.

Sebelumnya, dipastikan sebagai penguna narkotika jenis sabu-sabu, seorang oknum pegawai rumah sakit di Kabupaten Buleleng diamankan BNNK Buleleng untuk selanjutnya dilakukan rehabilitasi setelah diketahui oknum yang tercatat sebagai PNS itu positif saat dilakukan test urine.

Selain melakukan upaya rehabilitasi lantaran telah ketergantungan dengan narkotika tersebut, BNNK Buleleng juga melakukan penyisiran ke tempat tinggal dan tenpat kost yang bersangkutan di Kelurahan Banjar Tegal dan mengidentifikasi keterlibatan sejumlah pelaku yang sering diajak pesta narkoba tersebut. (imr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00