Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Tenggelamnya KMP Yunicee

Komandan Pangkalan TNI AL Denpasar Kolonel Laut (P) I Komang Teguh Ardana (tengah) didampingi Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Eros Wasis (kiri) dan Komandan KRI Rigel-933 Letkol Laut (P) Jaenal Mutakim (kanan) menyampaikan temuan pencarian KMP Yunicee saat rilis di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (1/7/2021). Selain menemukan beberapa perlengkapan darurat, KRI Rigel-933 juga menemukan lokasi KMP Yunicee di kedalaman 78 meter sekitar 1,6 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya

KBRN, Jakarta: Aparat Kepolisian Ditpolairud Baharkam Polri telah menetapkan tiga orang tersangka terkait tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunicee di perairan Gilimanuk, Selat Bali, pada 29 Juni 2021 lalu.

Direktur Polair Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen Pol Yassin Kosasih mengatakan, kalau penyidik menetapkan IS, NW, dan RMS sebagai tersangka. 

"IS nahkoda KMP Yunicee sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polres Banyuwangi. Nahkoda kapal tidak melakukan peran keselamatan sehingga menimbulkan korban jiwa dan harta benda," ucap Yassin kepada RRI.co.id dan awak media lainnya di Markas Polairud Baharkam Polri, Jakarta Utara, Senin (9/8/2021).

Ditpolairud Baharkam Polri telah menetapkan tiga orang tersangka terkait tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunice di perairan Gilimanuk, Selat Bali, pada 29 Juni 2021 lalu (Dok. RRI)

Sementara itu, dua orang lainnya, NW sebagai kepala cabang dan RMS sebagai Syahbandar Korsatpel BPTD Pelabuhan Ketapang, ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil dari proses penyidikan pada 4 Agustus 2021 lalu. 

"Karena berdasarkan fakta-fakta hukum patut diduga kedua tersangka tersebut turut berperan dalam tenggelamnya KMP Yunicee," ucapnya. 

Sebelumnya diberitakan, Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunice tenggelam di Selat Bali, Selasa (29/6/2021), sekitar pukul 19.20 WITA. 

Berdasarkan data awal, kapal yang karam sebelum masuk dermaga Pelabuhan Gilimanuk, Bali, membawa 41 penumpang.

Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, mengatakan, kapal tersebut sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk.

"Kapal itu bergerak dari Ketapang menuju ke Gilimanuk. Kemudian informasi tenggelam kami dapatkan sekitar pukul 19.20," kata Adi Wibawa saat dikonfirmasi, seperti dikutip RRI.co.id, Selasa (29/6/2021).

Adi Wibawa menerangkan, kapal tersebut tenggelam saat akan bersandar di pelabuhan. 

Namun, dirinya tak dapat memastikan apakah kapal tersebut sedang mengantre untuk bersandar atau tidak.

"Kami belum tahu (apakah lagi antre) karena lumayan agak jauh juga tenggelamnya," ujarnya

Adi Wibawa mengungkapkan posisi badan KMP Yunice saat ini juga telah tenggelam seluruhnya.

"Kapal tenggelam seluruhnya," ucap Adi. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00