Empat Pelaku Perambah Hutan di TNKS Diamankan

KBRN, Bukittinggi: Tim gabungan antara Ditreskrimsus Polda Sumbar bersama Balai Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), dan Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHLHK) Sumatera, mengamankan 4 orang yang melakukan perambahan hutan di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, mereka ditangkap oleh tim gabungan di Jorong Pancuran Tujuah (Desa Wonorejo), Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solsel pada Rabu hingga Kamis (2-3/6/2021), masing-masing berinisial SU, RN, ROH, dan seorang koordinator berinisial ER.

“Modus operandi membuka lahan, bercocok tanam di sana di wilayah TNKS,” terangnya, Kamis (17/6/2021), didampingi Dirreskrimsus Kombes Pol Joko Sadono, Kabid Wilayah II TNKS Ahmad Darwis, dan Tim dari BPPHLHK Sumatera.

Stefanus Satake Bayu Setianto menambahkan, peralatan bermacam-macam yang digunakan untuk melakukan kegiatan. Mereka bercocok tanam dan menjalankan kegiatan secara perorangan, tidak untuk perusahaan, mereka penduduk asli di sana.

Pada kesempatan yang sama, Dirreskrimsus Polda Sumbar Kombes Pol Joko Sadono, menuturkan, TNKS merupakan warisan dunia yang sudah tercatat di UNESCO dan harus dilindungi, dirawat dan terus diawasi dari oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab.

"TNKS merupakan warisan dunia yang wajib dijaga, ketika ada pembalakan maka akan menjadi atensi dunia," ucapnya.

Joko Sadono menambahkan, para pelaku tersebut kini telah diamankan di Polda Sumbar, terkait tindak pidana penggunaan kawasan hutan secara tidak sah.

“Pihak Polda Sumbar juga mengamankan barang bukti berupa tiga hand spayer, tiga chain saw kecil, lima bilah parang. Kemudian, lima bibit tanaman berbagai jenis seperti kopi, alpukat dan jeruk serta satu genset,” tukasnya. (Foto : Humas Polda)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00