Bungkus Sabu, Pasutri di Bukittinggi Diringkus Polisi

KBRN, Bukittinggi: Satuan Reserse Narkoba Polres Bukittinggi meringkus pasangan suami istri (Pasutri) berinisial SB (32) dan IS (42), setelah tertangkap tangan sedang asyik membungkus narkoba jenis sabu di daerah Guguak Panjang Kota Bukittinggi.

Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, membenarkan bahwa memang Tim Operasinal Sat Res Narkoba melakukan penangkapan dan penggeledahan dibawah pimpinan Waka Polres Sukur Hendri Saputra, pada Sabtu (12/6/2021), dan  berhasil menemukan sebanyak 28 paket kecil dan tiga paket sedang narkoba jenis sabu.

“Peristiwa penangkapan yang dilakukan Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Bukittinggi itu dilakukan pada Sabtu sore sekira pukul 17.30 WIB berawal dari informasi masyarakat,” katanya dalam siaran pers, Senin (14/6/2021).

Menurut Dody Prawiranegara, saat penangkapan pasangan suami istri di Kelurahan Aur Tajungkang Tengah Sawah (ATTS) Kecamatan Guguak Panjang ini, kedapatan sedang membungkus paket sabu untuk diedarkan.

“Polisi juga mengamankan satu buah tas emas kotak-kotak, satu unit HP merk samsung lipat warna putih, satu unit HP merk samsung lipat warna hitam, uang tunai sejumlah Rp1.400.000 dan satu alat hisap bong berserta pirek serta satu unit timbangan digital,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Kasat Reserse Narkoba Polres Bukittinggi, AKP Aleyxi Aubedillah, menuturkan, setelah dilakukan pengembangan petugas berhasil mengamankan satu orang tersangka lainnya.

"Juga kita tangkap seorang laki-laki berinisial F (50) dari dalam sebuah rumah di Jorong Baruah Nagari Padang Tarok Kecamatan Baso Kabupaten Agam," ulasnya.

Dari penangkapan dan penggeledahan di lokasi tersebut sambung Aleyxi Aubedillah, polisi menyita berupa satu paket sedang narkotika jenis sabu yang terbungkus plastik klip warna bening, satu unit timbangan digital, uang tunai sejumlah Rp5 Juta dan barang bukti lainnya.

"Pasal yang kita sangkakan terhadap pelaku adalah pasal 114 jo 112 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," tukasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00