Inilah 11 Debt Collector Penyerang Anggota TNI

Sebelas orang debt collector yang berhasil diringkus jajaran Polres Jakarta Utara akibat perbuatan tidak menyenangkan disertai ancaman kekerasan dan percobaan pencurian dengan kekerasan, lantas berujung pengeroyokan terhadap anggota TNI yang membantu pengendara mobil yang sedang sekarat menuju rumah sakit (Dok. Istimewa/photogrid/humas Polres Jakut)

KBRN, Jakarta: Komplotan Debt Collector yang terlibat pengeroyokan terhadap anggota TNI, hingga viral di wilayah Koja, Cilincing, sudah diringkus aparat Kepolisian Polres Metro Jakarta Utara. 

Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Nasriadi, mengatakan, bahwa 11 debt collector telah diamankan terkait kasus ini, dimana penangkapan dilakukan langsung oleh anggota Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Polsek Koja, dibantu Kodim 0502 Jakarta Utara.

"Kami saat ini telah mengamankan 11 orang terkait kasus viral perbuatan tidak menyenangkan disertai ancaman kekerasan dan percobaan pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh debt collector," kata Nasriadi dalam keterangan tertulis yang diterima RRI.co.id di Jakarta, Minggu (9/5/2021).

Sebelas orang debt collector yang diamankan berinisial YAK (23), JAK (29), HHL (26), HEL (28), PA (30), GL (37), GYT (25), JT (21), AM (28), DS (35), dan HRL (25).

Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan terkait kejadian tersebut, salah satunya lewat unggahan viral di media sosual.

Para debt collector yang coba melakukan percobaan pencurian dengan kekerasan (Dok. Istimewa)

Dari hasil interogasi awal, delapan dari 11 pelaku yang terdapat dalam video viral adalah atas nama DS, HHL, HRL, GL, JT, GYT, dan YAK.

"Adapun sebagai pemimpin dalam kelompok debt collector ini ialah saudara HEL," ucap Nasriadi.

BACA JUGA: Ini Alasan 'Debt Collector' Lakukan Pengeroyokan di Koja

Usai ditangkap, komplotan debt collector tersebut dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Utara guna diproses lebih lanjut.

Sebelumnya diberitakan, komplotan debt collector mengepung mobil Honda Mobilio berpelat B 2638 BZK yang dikemudikan anggota TNI Serda Nurhadi pada Kamis (6/5/2021) lalu.

Pencegatan tersebut terjadi di gerbang tol Koja Barat.

Serda Nurhadi disebutkan bertugas sebagai Babinsa Ramil Semper Timur II/05 di wilayah Kodim 0502 Jakarta Utara.

Serda Nurhadi, anggota TNI yang tergerak menyelamatkan pengendara mobil yang sekarat malah dikeroyok debt collector (Dok. Istimewa)

Dalam kejadian Kamis lalu, Serda Nurhadi sedang menyetir mobil milik warga bernama Nara.

Sekitar pukul 14.00 WIB, saat Serda Nurhadi sedang berada di Kantor Kelurahan Semper Timur, ada laporan dari petugas PPSU dan Satpol PP soal kendaraan yang dikerubuti sekelompok orang.

Di dalam mobil tersebut ada satu keluarga yang terdiri dari beberapa anak kecil dan suami istri, dimana sang suami yang sakit dalam kondisi terkapar lemas.

Melihat mobil itu dikerubungi, Serda Nurhadi berinisiatif untuk membantu dan mengambil alih kemudi.

Hal itu dilakukannya untuk mengantar sekeluarga itu ke rumah sakit melalui tol Koja Barat.

Namun di tengah jalan, mobil yang dikemudikannya dikepung sekelompok debt collector.

Serda Nurhadi yang terpanggil untuk membantu warga sendiri tidak mengetahui kondisi mobil tersebut menunggak cicilan selama 8 (delapan) bulan. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00