Anggotanya Diduga Dikeroyok, Kapendam Jaya Kumpulkan Keterangan

Anggota TNI Dikeroyok/Foto: Net

KBRN, Jakarta: Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS menanggapi dugaan pengeroyokan dilakukan 10 debt collector terhadap Anggota TNI AD Serda Nurhadi. 

Sebelumnya, viral video dugaan pengeroyokan terhadap kendaraan mobil jenis Honda Mobilio Nopol B 2638 BZK warna putih dikemudikan anggota TNI AD berpakaian dinas PDL Loreng di depan Tol Koja Barat, Jakarta Utara. 

"Kejadian tersebut di mana Serda Nurhadi yang hendak antar orang sakit  ke Rumah Sakit (RS) dikepung beberapa orang Debtcolektor," kata Herwin dalam tertulisnya, Sabtu (8/5/2021). 

Herwin menyebut, pihak Kodam Jaya setelah mendapat informasi terkait adanya video yang viral di media sosial group Whatsapp hingga segera melaksanakan pengumpulan keterangan.

"Kami sudah ketahui bahwa anggota TNI AD yang mengemudikan mobil jenis Honda Mobilio Nopol B 2638 BZK Warna Putih tersebut yakni Serda Nurhadi adalah Babinsa Ramil Semper Timur II/O5 Kodim Utara 0502. Dan pemilik kendaraan atas nama Nara pekerjaan Wirausaha yang tinggal di Jl Jati II no.60 RT01/05 kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara," jelas Herwin. 

Herwin menegaskan, satuan TNI AD khususnya Kodam Jaya tidak mentolerir atas perlakuan dari pihak Debt collector yang secara arogan untuk mengambil paksa kendaraan yang dikemudikan oleh Serda Nurhadi. 

"Karena Serda Nurhadi telah menjalankan tugas sebagai Babinsa yang akan menolong warga yang sedang sakit. dan memerlukan pertolongan untuk dirawat di Rumah Sakit," tegas Herwin. 

Herwin menilai, perbuatan debt collector tersebut melanggar hukum. . 

"Pertama mengambil kendaraan bermotor secara paksa (perampasan) dapat dijerat/dikenakan pasal 365 KUHAP, dimana pasal 365 KUHAP adalah pasal pencurian dengan kekerasan sebagai pemberatan dari pasal pencurian biasa, sebagai mana dimaksud dalam pasal 362 KUHAP dan permasalahan ini telah ditangani oleh Pihak Polres Jakarta Utara dan Kodim 0502/Jakut," tutup Herwin. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00