Siswi SMK di Jogja Jadi Korban Prostitusi Online

KBRN, Yogyakarta: Seorang siswi yang masih bersekolah kelas 3 SMK, berinisial PC (17) menjadi korban pekerja seks komersial (PSK) yang diperdagangkan melalui online oleh mucikari berinisial MU (30) dan AI (18) tahun. Gadis 17 tahun tersebut ditawarkan kepada pria hidung belang melalui aplikasi FaceBook oleh MU dengan nama akun Dhen Bagoes Jogja.

Anggota Polsek Gondokusuman Yogyakarta mendapat infromasi dari seorang perempuan yang berinisial TW (ibu korban) yang memberitahukan anaknya yang tidak pulang semalaman.

“TW menceritakan ada perubahaan sikap pada anaknya, seperti sering pulang larut malam, menemukan uang sebesar Rp1 juta di dompet anaknya korban PC. Padahal sebagai orang tua PC biasanya memberi uang jajan sehari hanya Rp10 ribu,” ungkap Kapolsek Gondokusuman, AKP Surahman saat  Press Release, Kamis (6/5/2021).

Kapolsek Ajun Komisaris Polisi Surahman mengatakan, kasus ini terungkap setelah Kanit Reskrim beserta anggota melakukan penyelidikan dan mendapatkan identitas teman korban yang berinisial AY dan mengantongi kontak person tersangka.

“Kanit Reskrim menyamar berpura-pura pesan untuk BO kemudian disepakati di kamar Hotel Cabin Malioboro dan langsung melakukan penggrebeken, kemudian mengamankan 3 orang, 1 (satu) laki-laki dan 2 (dua) perempuan, di antaranya tersangaka MU (30), AI (18) dan korban PC (17),” paparnya.

Hasil pengerebekan tersebut polisi menyita barang bukti berupa satu lembar kuwitansi The Cabin Purwokinanti Hotel, uang tunai Rp200 ribu, dua unit handpone (HP) dan sebuah tas warna hitam. Tersangka MU (30), AI (18) kemudian diamankan di Polsek Gondokusuman dan diperiksa lebih lanjut.

Dalam kasus ini tersangka disangkakan pasal 76i jo pasal 88 UURI no 35 tahun 2014 tentang perubahaan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman pidana penjara 10 (sepuluh) tahun atau denda paling banyak Rp200.000.000 (dua ratus jutah rupiah). (Rika)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00