Polda Metro Jaya Mengingatkan Angkutan Travel

Ilustrasi jalan Tol lintas kota.(DokIst)

KBRN, Jakarta: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyatakan, Polda Metro Jaya bakal menindak tegas angkutanjasa perjalanan atau travel mencoba mengangkut pemudik pada saat larangan mudik diberlakukan.

Apalagi, kata dia, Polda Metro Jaya telah melakukan sosialisasi terkait larangan mudik libur Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Kami tidak akan segan menindak dan mengandangi pengendara ini, apabila tetap masih melakukan hal hal membawa penumpang tidak sesuai aturan padahal sudah tahu ini adalah larangan mudik," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (15/4/2021).

Yusri mengatakan, polisi akan mengenakan sanksi kepada angkutan travel atau angkutan lainnya jika melanggar, dan sesuai peraturan berlaku.

“Bahkan, tidak menutup kemungkinan kendaraannya akan diamankan sampai dengan selesai operasi pada 17 Mei 2021 mendatang. Ini upaya kita, sudah pengalaman dari tahun lalu. Kami mengharapkan juga para orang-orang yang mencoba untuk berspekulasi untuk men-stop menggunakan travel gelap," kata Yusri.

Selain itu, kata Yusri, Polda Metro Jaya juga bakal mendirikan pos pantau di beberapa tempat jalur alternatif atau jalur tikus demi mencegah masyarakat nekat pulang kampung, atau mudik saat libur Idul Fitri nanti.

"Ini semuanya akan kita lakukan pengamanan, pos pos jaga, ada 16 tempat jalur tikus yang biasa motor lewat di situ. Nanti, pada saat pelaksanaan tanggal 6 akan kita dirikan di situ pos pos untuk kita lebih intens," kata Yusri.

Selain itu, lanjut Yusri, pengamanan juga dilakukan di tiga tempat arteri.

“Yaitu di Harapan Indah Bekasi Kota, Jati Uwung Tangerang Kota dan juga di Kedung Waringin, Bekasi Kabupaten. Kemudian juga di beberapa terminal bus, mulai dari terminal bus, Pulogebang, Kampung Rambutan dan juga terminal bus Kalideres,” kata Yusri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00