Hasnaeni Akan Ubah PD Jadi Partai Emas

Foto: Hasnaeni Mendukung Adanya dorongan KLB Partai Demokrat

KBRN, Jakarta: Kisruh Partai Demokrat (PD) yang berujung pada seruan Kongres Luar Biasa (KLB) yang dicanangkan para pendiri partai, mendapat respon dari mantan kader partai berlambang segitiga Mercy, Hasnaeni.

Meski kini Hasnaeni dengan julukan Wanita Emas (HWE) itu sudah tidak lagi memiliki kepentingan di Partai Demokrat, namun dirinya mendukung KLB dan menyatakan siap untuk mengganti posisi puncuk tertinggi partai itu.

"Ya kalo ada KLB maka saya sebagai mantan kader Partai Demokrat, maka saya siap menjadi Ketua Umum," kata Hasnaeni usai melakukan kunjungan ke permukiman pemulung, Klender, Jakarta Timur (28/2/2021).

Bahkan HWE menyatakan, jika nantinya dirinya terpilih secara aklamasi untuk menggantikan posisi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dirinya akan merubah dan menggabungkan sistem partai tersebut dengan Partai Emas yang saat ini berada dalam tahapan verifikasi di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

"Merubah Partai Demokrat menjadi Partai Emas dan mensejahterakan kader dan simpatisan yang ada di Demokrat, dan kader-kader Partai Emas sendiri dan simpatisan," imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, politisi senior dan para pendiri Partai Demokrat telah memutuskan akan melaksanakan Kongres Luar Biasa (KLB) untuk menyelesaikan berbagai persoalan di internal tubuh partai itu yang tidak bisa terbendung dan terselesaikan oleh AHY Cs.

"Kami pendiri bersepakat untuk mencari solusi. Kongres Luar Biasa (KLB). KLB yang harus dilakukan dalam rangka penyelamatan partai dan sikap kita untuk menenggarai persoalan ini," ujar Hengky Luntungan dalam konferensi pers Pendiri Partai Demokrat (27/2).

Pendiri PD Hengky Luntungan menyatakan bahwa dalam pelaksanaan KLB tersebut pihaknya akan menerapkan AD/ART partai yang pertama kali disusun diawal pembentukan dan kepengurusan partai.

Tidak hanya itu, baik dalam kepengurusan partai yang terpilih dalam KLB serta tim pelaksanaan KLB itu nantinya diungkapkan Hengky, juga akan melibatkan pihak diluar dari partai berlambangkan segitiga Mercy.

"Pelaksanaan KLB ini harus dilakukan berdasarkan AD/ART yang benar-benar dilakukan pada saat Kongres pertama," tutur Hengky.

"Sebagai pendiri (Partai Demokrat) sepakat akan Kongres Luar Biasa yang melibatkan internal maupun eksternal. Melakukan KLB tanpa ada rasa dendam, tanpa ada rasa kebencian, tanpa ada rasa menyudutkan," pungkasnya. (Allan)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00