Elektabilitas Prabowo Subianto Mengungguli Nama Besar Lainnya

Menteri Pertahanan RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (Dok. Istimewa/Antaranews)

KBRN, Jakarta: Berdasarkan hasil jajak pendapat Lembaga Survei Indonesia (LSI), Senin (22/1) lalu, Prabowo Subianto dinilai memiliki elektabilitas tertinggi sebagai Calon Presiden Republik Indonesia (Capres RI) 2024, dengan total 22.5% responden.

Prabowo Subianto mengungguli nama-nama kandidat lain seperti Ganjar Pranowo (10.6%), Anies Baswedan (10.2%), Basuki Tjahaja Purnama (7.2%), Sandiaga Uno (6.9%), Tri Rismaharini (5.5%), Ridwan Kamil (5%), Agus Harimurti Yudhoyono (4.8%), dan Susi Pudjiastuti (2.3%).

Emrus Sihombing

"Selamat buat pak Prabowo yang sudah menempati angka elektabilitas di atas 20%. Kandidat lainnya seperti pak Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang di posisi kedua dan ketiga hanya di angka 10%. Cukup signifikan dan wajar apabila Prabowo Subianto memiliki elektabilitas terbesar karena saat ini sedang menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI, sehingga elektabilitasnya mengungguli nama-nama besar lainnya," ujar Pengamat Politik Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, Emrus Sihombing, seperti dikutip rri.co.id, Kamis (25/2/2021).

Apabila raihan angka elektabilitas terpaut satu sampai lima persen, baru dapat dikatakan persentase elektabilitas Prabowo tidak signifikan.

Namun seperti diketahui, perbedaan angka elektabilitas Prabowo dengan calon lainnya lebih dari 10%, dan ini yang membuatnya menjadi istimewa.

Dengan mengantongi elektabilitas, Prabowo juga dinilai masih mendapat dukungan serta apresiasi dari masyarakat sebagai sosok yang berpeluang di Pemilu berikutnya (Pilpres 2024).

Meski begitu, Emrus menegaskan, bahwa survei LSI yang dilakukan pada awal 2021 ini merupakan potret sesaat.

Masih ada waktu yang cukup panjang kurang lebih 3 tahun menuju Pilpres 2024.

"Masih ada waktu sekitar 3 tahun, dan selama di waktu tersebut angka itu bisa berubah, bergeser, dan bisa ada nama calon kandidat lainnya. Kecuali survei dilakukan beberapa bulan sebelum Pilpres," tandas Emrus. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00