Mendadak, Megawati Bicara Soal Posisi Ketum PDIP

Foto: Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Puan Maharani Ketua DPR RI (Istimewa)

KBRN, Jakarta: Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendadak bicara soal keberlangsungan partai yang tidak bisa selamanya dipimpin dirinya. Ucapan Megawati ini mengisyaratkan bahwa dirinya akan segera mundur?.

"Tentu saya enggak akan selamanya jadi ketua umum, tentu enggak semua jadi DPP. Tapi partai ini akan terus jalan dan tetap kongres partai adalah institusi tertinggi partai yang harus ditaati karena semuanya harus hadir dari paling bawah," ucap Megawati saat meresmikan 13 kantor, 1 patung Soekarno dan 1 sekolah partai di Hari Sumpah Pemuda secara virtual, Rabu (28/10/2020).  

Lalu, Megawati bercerita masih banyaknya kader PDI Perjuangan yang tidak disiplin. Padahal, kata ia, para kader ini hanya tinggal menikmati tanpa mengikuti perjalan dalam rangka membesarkan partai sejak semula bernama PDI.

Kelahiran PDIP terkait dengan peristiwa 27 Juli 1996 (Kudatuli). Kemudian pada tahun 1999 resmi dibentuk PDIP dengan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum hingga saat ini. 

"PDIP ini istilahnya sudah tinggal enak masuk, tapi masih banyak di kalangan PDIP yang kurang disiplin," kata ia. 

Mantan Presiden RI ke-5 ini pun meminta kepada pengurus yang belum punya kantor agar segera membangun kantor untuk wadah bertemu masyarakat.

"Gimana akan maju kalau enggak bisa bertemu rakyat. Karena dompleng, nyewa, kontrak. Itulah dalam keputusan saya semua aset partai adalah milik DPP partai," kata Megawati. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00