Elektabilitas Prabowo Dua Persen di Bawah Ganjar

Ketua Umum Partai Gerindra dan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto (Dok. Istimewa/gatra)

KBRN, Jakarta: Lembaga survei mulai menggodok tingkat elektabilitas banyak nama dari tokoh nasional sampai pejabat di Indonesia untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Banyak pihak mengunggulkan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (Menteri Pertahanan RI) sebagai kandidat terkuat, namun ternyata istilah 'lebih kuat dari yang terkuat' masih berlaku.

Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia menginformasikan, kader senior PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah) memiliki elektabilitas di atas Prabowo Subianto dengan terpaut dua persen angka hasil survei. 

"September ini kami melakukan lagi survei, Ganjar berada di tingkat pertama di tiga survei terakhir. Kemudian disusul Prabowo dan Anies (Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta) di tingkat ketiga," kata Direktur Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, memaparkan hasil survei nasional yang bertema 'Politik Demokrasi, dan Pilkada di Era Pandemi', secara daring, di Jakarta, Minggu (25/10/2020).

Survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia ini dilakukan dengan simulasi tertutup atas 15 nama bakal kandidat untuk Pilpres 2024. 

Hasilnya, elektabilitas Ganjar berada di angka 18.7 persen, Prabowo 16.8 persen, dan Anies 14.4 persen.

Selain Ganjar, Prabowo, dan Anies, terdapat 13 nama lainnya yang dengan perolehan elektabilitas capres 2024 di bawah 10 persen.

Berikut 13 nama yang masuk dalam survei Pilpres 2024:

1. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno (8.8 persen)

2. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (7.6 persen)

3. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (4.2 persen)

4. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (4 persen)

5. Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo (1.4 persen)

6. Menko Polhukam Mahfud MD (1.3 persen)

7. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (1.2 persen)

8. Ketua DPR RI Puan Maharani (0.9 persen)

9. Menteri BUMN Erick Thohir (0.8 persen)

10. Mendagri Tito Karnavian (0.4 persen)

11. Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar (0.2 persen)

12. Kepala BIN Budi Gunawan (0.1 persen).

Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan dengan metode simple random sampling lewat mengontak telepon ke responsden.

Sebanyak 1.200 dari 5.614 responden dihubungi Indikator Politik Indonesia saat melakukan survei yang berlangsung pada 24 hingga 30 September 2020 ini.

Survei ini memiliki toleransi kesalahan atau margin of error sekitar 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00