Hasto Kritik Menteri 'Ngebet' Nyapres, Hendri: Peluang

Kabinet Indonesia Maju.(Dok.Ist)

KBRN, Jakarta: Pengamat Politik dari Universitas Paramadina Jakarta Hendri Satrio menanggapi soal ucapan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyingung menteri dalam Kabinet Indonesia Maju 'ngebet' maju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Hendri mengatakan, ada beberapa sosok menteri memang mempunyai peluang untuk maju pada perhelatan akbar politik Pilpres 2024. 

"Sekarang, jadi Menteri pasti untuk menaikan karier politik-nya jadi presiden, tapi bukan ke Golkar saja karena ada beberapa politik dan profesional juga bisa sesuai dengan apa yang disentil oleh Hasto," kata Hendri kepada RRI.co.id, Rabu (21/10/2020).

Seorang menteri, kata ia, maju Pilpres hal wajar, dan itu boleh-boleh saja karena namanya jabatan politik memang harus ada langkah berikut. Seperti halnya, Menteri BUMN Erick Thohir dinilai mempuyai peluang untuk maju sebagai calon presiden pada pilpres nanti.

"Erick Thohir misalnya, itu sangat potensial maju di Pilpres selain Airlangga Hartarto. Tapi ada juga tampil sebagai Menteri yang tampil cukup dominan, Sri Mulyani juga sangat berpotensi sebagai Capres," kata Hendri.

Selain itu, kata ia, ada juga mantan menteri pada periode pertama Presiden Jokowi yang juga cukup pontensi dan mempunyai peluang untuk menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Belum lagi menteri-menteri sebelumnya periode pertama orang-orang yang mempunyai geliat niat baik dan memiliki dukungan yang tidak sedikit seperti Susi Pudjiastuti, Rizal Ramli bahkan Sudirman Said yang saat ini justru berkecimpung di PMI (Palang Merah Indonesia)," kata ia. 

"Tapi kalau kembali kepada apa yang disentil Hasto, Golkar masuk hitungan Airlangga dan ada juga dari kalangan profesional seperti Sri Mulyani dan Erick Thohir," tambah ia.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menembakkan peluru panas pada Kabinet Indonesia Maju yang genap berumur satu tahun. Hasto menyingung menteri ngebet maju Pilpres 2024.

Tapi, Hasto tak menyebut menteri dimaksud. Pernyataan Hasto ini disampaikan saat mengomentari 1 tahun jalannya pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin.

Namun, bukan kinerja dari Presiden yang dikomentari, Hasto malah menyoroti para pembantu Jokowi. Hasto tidak menjelaskan secara gamblang siapa menteri yang ditudingnya ngebet nyapres.

“Stop berimajinasi untuk 2024. Hentikan pencitraan. Kedepankan prestasi. Fokus saja dengan tugas dan tanggung jawab sebagai pembantu Presiden,” kata Hasto dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, kemarin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00