Legislator Dukung Aturan Vaksin Booster untuk Masuk Mal

Vaksin Covid-19. Foto: ( Dok. Antara )

KBRN, Jakarta: Kebijakan kewajiban vaksinasi Covid-19 booster bakal jadi syarat perjalanan, dan masuk tempat umum dikatakan sangat strategis menekan penyebaran Covid-19. 

"Apalagi dengan situasi terkini penyebaran Covid-19 masih sangat dinamis," kata Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Rahmad Handoyo mengatakan, kepada wartawan, Rabu (6/7/2022). 

"Di dunia global pun kondisi naik turun, sehingga harus jadi perhatian bersama meningkatkan cakupan vaksin dan mencegah penularan Covid-19," tambahnya. 

Lebih lanjut, Politisi PDI Perjuangan ini menduga partisipasi publik untuk divaksin sudah mulai mengendor, sehingga Presiden Joko Widodo mengeluarkan strategi tersebut. 

Harapannya, lanjut Rahmad, dengan strategi yang sedikit memaksa masyarakat ini, cakupan vaksinasi naik dan bisa mencapai standar yang sudah WHO tetapkan.

"Langkah Presiden membuat booster jadi syarat saya kira masuk akal," ujarnya. 

"Masyarakat harus dipaksa untuk kepentingan dan keselamatan bersama. Kalau tidak begitu, saya kira cakupan vaksin booster masih akan rendah," pungkasnya. 

Diketahui, Pemerintah kini mewajibkan bahwa vaksinasi Covid-19 booster atau dosis ketiga bakal jadi syarat perjalanan, masuk tempat umum seperti mal dan pusat perbelanjaan lainnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar