KPU: Data Kependudukan Dukcapil Mudahkan Pekerjaan

Seorang petugas KPU memeriksa DPT Pemilu 2019. Dokumentasi ANTARA FOTO/Rivan Lingga

KBRN, Jakarta: Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Betty Epsilon Idroos menyatakan, data kependudukan yang diberikan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) sangat memudahkan pekerjaan penyelenggaraan Pemilu.  

"Sangat memudahkan data dari Dukcapil, karena dalam waktu dekat ada pendaftaran dan verifikasi partai politik, kalau menemukan beberapa hal, partai politik diminta input data anggota yang dibuktikan dengan KTP elektronik atau data keanggotaan," jelasnya, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Kamis (30/6/2022). 

Sebab, sebagaimana pengalaman Pemilu sebelumnya, saat ada persoalan Daftar Pemilih Tetap, maka pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK) harus dilakukan. Selama ini otoritas pengecekan itu hanya dimiliki oleh Dukcapil. 

Lebih lanjut katanya, data kependudukan tersebut dalam bentuk Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2) dan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4). KPU pun akan laluasa untuk menyusun secara teknis terkait semua tahapan Pemilu. 

"Tentu persiapan SDM se-Indonesia bahkan tingkat KPPS, rumusan regulasinya akan dialokasikan," katanya.

Ia kemudian mengimbau agar masyarakat menjalankan perannya. Di mana sebagai pemilih, mengecek nama sudah masuk DPT atau belum harus dilakukan. 

"Peran aktif semua warga negara ditunggu, punya peranan yang luar biasa," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar