Dukcapil Jelaskan Alasan Buka Akses Data Kependudukan

KBRN, Jakarta: Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan, pembukaan data kependudukan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar data untuk pemilihan presiden dan pemilihan legislatif lebih rapi. 

Menurutnya, dengan pembukaan data ke KPU tersebut, penduduk yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan mengetahui dengan pasti di mana tempatnya mencoblos. 

"Untuk demokratisasi itu menggunakan data dari Kemendagri," ucap Zudan saat berbincang dengan Pro3 RRI, Kamis (30/6/2022). 

Selain itu, tambahnya, dengan pembukaan data itu, KPU dapat mengetahui dengan pasti siapa masyarakat yang memiliki hak pilih dalam ajang Pilpres maupun Pileg nanti. 

"TNI/ Polri atau bukan, WNI atau tidak, karena kita menggunakan satu sumber, jadi kami memberikan data update untuk KPU," jelasnya. 

Perlu diketahui, pembukaan akses Nomor Induk Kependudukan (NIK) itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama oleh Zudan bersama Sekretaris Jenderal KPU Bernad Dermawan Sutrisno di Kantor KPU kemarin.

Pemberian data terbaru dilakukan Dukcapil setahun dua kali di setiap bulan Januari dan Juli. Data tersebut nantinya akan dicocokan di lapangan oleh KPU. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar