HUT DKI, Wakil Gubernur ke-16 Soroti Moto Ultah

Wakil Gubernur ke-16 DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat (tengah) menjawab wartawan saat ditemui di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2022). (Foto: Ninding Y Permana/RRI)

KBRN, Jakarta: Wakil Gubernur ke-16 DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat memberi catatan terhadap penggunaan kata untuk tema hari ulang tahun (HUT) Ibu Kota.

Menurut Djarot, kata yang dipakai sebagai moto perayaan HUT DKI tidak cocok dengan Betawi karena acara memakai diksi kolaborasi, akselerasi, dan elevasi.

"Saya mengucapkan selamat ulang tahun Jakarta yang ke-495. Sekarang berganti istilahnya hajatan Jakarta, tetapi motonya kok, tidak cocok sama Betawi, ya. Bahasanya ada kolaborasi, akselerasi dan elevaksi," ujar Djarot menjawab wartawan saat ditemui di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2022).

Menurut Ketua Badan Pengkajian Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI itu, acara HUT DKI Jakarta seharusnya memakai diksi sederhana yang bisa dipahami semua kalangan.

"Ini yang punya hajatan, kan, rakyat. Nah, rakyat seharusnya paham, apa itu kolaborasi, akselerasi, dan elevasi," urainya.

Selain dari sisi moto, Djarot meminta, pemerintah provinsi yang dipimpin Anies Baswedan diharapkan mengevaluasi keberhasilan program untuk rakyat. Menurut Djarot, beberapa program masih belum tereksekusi dengan baik. 

"Termasuk di dalam ulang tahun harus intropeksi, mengevaluasi, apa yang sudah dilakukan oleh Jakarta,?" ungkap Djarot.

"Kita mendapatkan kado misalnya, kita kaget, Jakarta menjadi kota yang tingkat polusi yang tinggi. Kalau begitu ada sesuatu yang perlu kita evaluasi. Contoh misalnya berapa ruang terbuka hijau," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar