Legislator: Masyarakat Butuh Informasi Masif Pelonggaran Masker

Warga menggunakan masker saat berbelanja di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, 2020. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/wsj).

KBRN, Jakarta: Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Alifudin mengapresiasi kebijakan Pemerintah atas kelonggaran pemakaian masker di ruang publik, namun hal tersebut harus diiringi dengan informasi yang masif.

“Kami apresiasi atas kebijakan pemerintah bahwa di ruang terbuka diperbolehkan lepas masker, tapi kami minta tolong pemerintah harus menginformasikan atau mengkampanyekan hal ini secara masif," kata Alifudin kepada wartawan, Kamis (19/5/2022). 

Alifudin juga menambahkan, sosialisasinya harus secara gencar seperti awal pandemi covid-19 menerapkan protokol kesehatan, supaya kebijakan pemerintah tersebut tidak miss information.

“Yang kedua, soal vaksinasi yang harus digencarkan, agar warga sudah vaksinasi lengkap dan aparatur penegak harus tegas serta melakukan pendekatan persuasif," tuturnya. 

Politisi PKS ini juga memberi catatan perihal persoalan data harus di analisa dengan tepat, agar membuat status endemi bisa tepat.

“Covid-19 ini melalui udara kan jadi harus juga berhati hati, dan kita harus tetap melakukan serta menjaga kebiasaan hidup sehat dan bersih, seperti cuci tangan pakai sabun, dan kebiasaan gerakan hidup bersih," tandasnya. 

Diketahui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mencabut kebijakan wajib masker kepada seluruh masyarakat di Indonesia. Jokowi mengatakan kebijakan ini diberlakukan karena kasus Covid-19 di Indonesia semakin terkendali.

“Dengan memperhatikan kondisi saat ini, di mana penanganan Covid di Indonesia yang semakin terkendali, maka perlu saya sampaikan bahwa pemerintah memutuskan melonggarkan kebijakan pemakaian masker,” kata Jokowi saat jumpa pers daring, Selasa (17/5/2022).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar